Mengabarkan Nusantara
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
No Result
View All Result
Mengabarkan Nusantara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
Home Nasional

Menkeu Purbaya Beberkan Syarat Indonesia Tumbuh 8 Persen dan Masuk Kategori Negara Maju, Apa Saja?

by Admin
21/11/2025
in Nasional
Menkeu Purbaya singgung ‘Sumitronics’ sebagai strategi ekonomi jangka panjang untuk bawa Indonesia menjadi negara maju. (Instagram/menkeuri)

Menkeu Purbaya singgung ‘Sumitronics’ sebagai strategi ekonomi jangka panjang untuk bawa Indonesia menjadi negara maju. (Instagram/menkeuri)

0
SHARES
0
VIEWS
Views: 160

Lamanesia.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan rangkaian strategi ekonomi jangka panjang untuk membawa Indonesia mencapai pertumbuhan tinggi dan menembus status negara maju.

Artikelterkait

Begini Respons Singkat Menkeu Purbaya saat Jokowi Bilang Whoosh Tak Hanya Mengejar Laba

Purbaya menegaskan bahwa target pertumbuhan 8 persen bukan tujuan akhir, melainkan batas minimal untuk bisa mengejar negara-negara berpendapatan tinggi.

Berbicara dalam acara Launching Bloomberg Businessweek Indonesia di Jakarta pada Kamis, 20 November 2025, Purbaya menyampaikan pandangan yang merujuk pada berbagai teori ekonomi, termasuk pemikiran Sumitro Djojohadikusumo.

Dalam paparannya, Purbaya menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan percepatan pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih agresif dan angka 8 persen adalah syarat awal, bukan angka final.

“Kalau kita menjadi negara maju, kurang (dari) 8 persen itu. Kita harus menciptakan pertumbuhan ekonomi double digit selama lebih dari 10 tahun baru ada harapan kita menjadi negara maju,” ujarnya.

Menurut dia, ambisi pertumbuhan jangka panjang ini menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi pemerintah ke depan.

Kaitan Perlambatan Ekonomi dan Gelombang Demonstrasi

Purbaya juga mengulas kondisi perekonomian 2025 yang sempat mengalami perlambatan.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menyebut bahwa pelemahan ekonomi tersebut berkaitan dengan meningkatnya aksi demonstrasi di sejumlah daerah pada Agustus 2025.

“Anda lihat kan kemarin waktu bulan Agustus tahun ini banyak demo di mana-mana?” kata Purbaya.

“Kenapa terjadi? Karena ekonomi kita diperlambat entah sengaja entah enggak sengaja saya enggak tahu secara terus ya,” lanjutnya.

Pernyataan itu mengarah pada kebutuhan menjaga momentum pertumbuhan agar kondisi sosial tetap stabil dan tidak menimbulkan gejolak yang bisa menghambat agenda pembangunan.

Filosofi ‘Sumitronics’ sebagai Fondasi Program Pemerintah

Menkeu menjelaskan bahwa kerangka kebijakan ekonomi yang sedang dijalankan bersandar pada tiga pilar pembangunan yang digagas ekonom nasional Sumitro Djojohadikusumo, yang juga merupakan ayah dari Presiden Prabowo Subianto.

“Dia buat tiga pilar pembangunan ekonomi Indonesia yang bagus katanya,” ucap Purbaya.

“Yang pertama harus ada pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Yang kedua ada pemerataan manfaat pembangunan. Yang ketiga stabilitas nasional yang dinamis,” tuturnya.

Tiga pilar tersebut, kata Purbaya, akan menjadi rujukan dalam setiap program ekonomi baik yang bersifat struktural maupun populis.

Injeksi Rp200 Triliun ke Perbankan untuk Percepat Ekonomi

Purbaya kemudian membeberkan langkah konkret yang diambil di awal masa jabatannya dan menyebut telah menempatkan dana besar ke sektor perbankan untuk mendorong stimulus ekonomi.

“Saya masukkan Rp200 triliun dari Bank Indonesia uang saya uang pemerintah ke perbankan itu akan menciptakan stimulus di perbankan,” ujarnya.

Selain itu, Purbaya menekankan pentingnya mengelola ekspektasi publik sambil memastikan kebijakan yang diterapkan benar-benar berdampak.

“Saya manage ekspektasi dengan tindakan riil dan memonitor hasilnya di lapangan,” tambahnya.

Program Populis untuk Stabilitas Sosial

Dalam penjelasannya, Purbaya turut menyinggung fungsi strategis program populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut dia, kebijakan tersebut tidak hanya menyasar pemerataan manfaat pembangunan, tetapi juga menjaga kondisi sosial tetap kondusif.

“MBG (Makan Bergizi Gratis) jelas itu kan matanya pembangunan kan ke bawah terus karena orangnya senang ya stabilitas sosial politiknya kira-kira terjaga harusnya,” pungkasnya. (pin)

Tags: #ekonomitumbuh#MenkeuPurbaya#negaramaju

Related Posts

Menkeu Purbaya saat menanggapi pernyataan Jokowi tentang Whoosh yang bukan hanya untuk cari laba. (Instagram/jokowi - Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Nasional

Begini Respons Singkat Menkeu Purbaya saat Jokowi Bilang Whoosh Tak Hanya Mengejar Laba

by Admin
29/10/2025
0

Lamanesia.com - Beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh saat ini tengah menjadi sorotan banyak pihak. Proyek yang...

Read more
Next Post
Mahfud MD menyamlaikan beberapa persoalan serius dalam institusi Polri. (Tangkapan layar YouTube Forum Keadilan TV)

Mahfud MD Ungkap Tekanan Prabowo ke Kapolri dan Panglima TNI serta Soroti Masalah Internal Polri

“Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Muzakir, M.Si., MM, bersama jajaran BWS Sumatera VI dan instansi terkait saat mengikuti Gerakan Susur Sungai, Bersih Sungai, dan Penanaman Pohon di kawasan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Jumat (21/11/2025).”

Peringati Hari Bakti PU, PUPR dan BWS Sumatera VI Kompak Susur Sungai Jambi: Dorong Infrastruktur Berkeadilan

Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan bersama jajaran dan para siswa menanam 100 bibit pohon dalam peringatan Hari Penanaman Pohon Sedunia di Mapolsek Sungai Gelam, Jumat (21/11/2025). (Dok: Rudi)

Polres Muaro Jambi Tanam 100 Pohon di Sungai Gelam: Gerakkan Kepedulian Lingkungan dari Generasi Muda

Anak-anak Kampung Pulau Pandan mengikuti Lomba Layang-layang Ceria yang digelar Ditpolairud Polda Jambi di tepian Sungai Batanghari, Kota Jambi, Sabtu (22/11/2025). (Dok: Rahmat)

Bangun Kedekatan dengan Warga, Polairud Jambi Ajak Anak Sungai Terbangkan Layang-Layang Ceria

Kasatgas Preemtif Ops Zebra 2025 Kompol Dr. Novrizal bersama tim saat memeriksa kelengkapan segitiga pengaman truk barang di Terminal Barang Talang Gulo, Kota Jambi, Sabtu (23/11/2025). (Dok: Alpin)

Ops Zebra 2025: Satgas Preemtif Polda Jambi Cek Segitiga Pengaman Truk untuk Tekan Risiko Kecelakaan

Discussion about this post

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

TERPOPULER

  • Ini Dia 10 Situs Banyak Dikunjungi Netizen, Dua Diantaranya Situs Porno!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Pembacokan Gara-gara Turnamen Futsal Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemilik Lemang Simpang Kota Baru Meninggal Gantung Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Pengguna Narkoba Ditangkap di Base Camp

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustadz Abdul Somad Akan Nikahi Gadis 19 Tahun Bulan Mei Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Innalilahi, Anak Bungsu Walikota Jambi Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Jambi, Minta Bawaslu RI Ambil Alih Kasus Dugaan Kecurangan Pilgub Jambi 2020

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Orangtua Kesulitan Bayar Biaya Pengobatan Anaknya yang Menjadi Korban Pembacokan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Debt Collector Gelapkan Mobil Nasabah, Polisi Telusuri Keterlibatan Leasing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temukan 7 Paket Sabu Siap Jual, Ardiansyah Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Mengabarkan Nusantara

©2026 Lamanesia -- Jalan Kana III, No 16, RT 09, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

Media sosial

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN