Lamanesia.com – Dunia sepakbola Kota Jambi tengah bergelora. Penantian panjang publik akhirnya terjawab setelah Pemerintah Kota Jambi resmi menunjuk Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosa, sebagai Manajer Tim Kota Jambi untuk menghadapi Gubernur Cup 2026. Penunjukan ini disambut antusias karena Diza dikenal sebagai figur yang tegas, progresif, dan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan olahraga di daerah.
Langkah strategis ini menegaskan ambisi Kota Jambi untuk kembali mengulang kejayaan. Dalam satu dekade terakhir, Kota Jambi menjadi kekuatan utama sepakbola di provinsi, dengan puncak prestasi pada 2015, 2017, 2018, dan kemenangan terakhir di Porprov 2022. Konsistensi menembus semifinal juga mengukuhkan Kota Jambi sebagai daerah dengan tradisi sepakbola terkuat di Jambi.
Seleksi Ketat 104 Pemain: Stadion Riuh oleh Harapan
Mulai 28–30 November 2025, Stadion Tri Lomba Juang menjadi pusat perhatian. Sebanyak 104 pemain dari berbagai kecamatan dan daerah sekitar mengikuti seleksi terbuka untuk memperebutkan tempat di skuad Kota Jambi.
Nama-nama pemain lokal seperti Denny Ramadhan, Husni Mubaroq, Martindo, dan Wira tampil menonjol, menunjukkan kualitas dan determinasi tinggi. Seleksi berlangsung intens, kompetitif, namun tetap mengedepankan sportivitas.
Tim Seleksi: Mencari Pemain “Siap Tempur”
Tiga sosok penting—Eddry Ardianda, Rahmad Effendi, dan M. Hapicx Saputra—memegang kendali seleksi. Mereka menegaskan bahwa proses ini tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga mental, pengalaman, dan karakter pemain.
“Pemain yang kami cari adalah mereka yang disiplin dan siap tempur. Tidak hanya hebat secara individu, tetapi mampu menjadi bagian dari tim yang solid,” ujar salah satu anggota tim seleksi.
Motivasi Menggetarkan untuk Pemain Terpilih dan yang Gugur
Anggota Exco PSSI Kota Jambi, Vrandoko, bersama Sekretaris Tim Dimas Denmar, memberikan pesan motivasi kepada seluruh pemain.
“Yang terbaik akan terpanggil sesuai kebutuhan tim. Yang belum lolos jangan menyerah. Terus berlatih—kesempatan selalu ada. Kami siap bersinergi dengan Dispora dan KONI untuk melahirkan pemain terbaik bagi Kota Jambi,” tegasnya.
Pesan itu disambut tepuk tangan dan semangat baru para peserta.
Misi Besar: Trofi Harus Pulang ke Kota Jambi
Manajemen tim yang diwakili Doni Sumatriadi, bersama Ade Ilhamsyah, Yudi Nakata, dan Ade Prayatna Lubis, menegaskan target besar tahun ini.
“Kota Jambi mencari pemain yang siap mengembalikan trofi juara. Seleksi kami serahkan sepenuhnya kepada tim. Jika diperlukan, kami juga membuka peluang pemain berkualitas tinggi lainnya, sesuai regulasi domisili minimal satu tahun di Provinsi Jambi,” ungkap Doni.
Menatap Gubernur Cup 2026 dengan Optimisme
Pada Gubernur Cup 2026, Kota Jambi tergabung di Grup C bersama Kabupaten Bungo dan Sarolangun. Meski persaingan diprediksi ketat, optimisme justru semakin menguat.
Satu pesan menggema dari seluruh elemen tim:
“Tahun ini, trofi harus pulang ke Kota Jambi.”
Dengan manajemen baru yang energik dan dukungan penuh dari berbagai pihak, kehadiran Diza Hazra Aljosa sebagai manajer baru membuka babak baru sepakbola Kota Jambi. Target juara bukan sekadar ambisi—melainkan keyakinan. (Rdi)













Discussion about this post