Lamanesia.com – Lifter andalan Provinsi Jambi, Juliana Klarisa, kembali menunjukkan kelasnya di pentas nasional. Tampil impresif pada Kejuaraan Angkat Besi Senior “Pupuk Indonesia” 2026 di Bandung, ia sukses memborong tiga medali emas di kelas 53 kilogram.
Klarisa memastikan podium tertinggi pada tiga nomor sekaligus, yakni snatch, clean and jerk, serta total angkatan. Ia mencatatkan angkatan snatch 71 kilogram dan clean and jerk 95 kilogram, dengan total angkatan mencapai 166 kilogram—angka yang tak mampu dikejar para pesaingnya dari Lampung dan DKI Jakarta.
Pelatih angkat besi Jambi, Raden Aman, mengungkapkan kebanggaannya atas konsistensi atlet binaannya tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa Klarisa tetap berada di level tertinggi dan siap menjaga tradisi emas Jambi di ajang nasional hingga internasional.
“Prestasi ini diharapkan bisa terus dipertahankan hingga PON 2028 mendatang,” ujarnya, Sabtu (18/4).
Keberhasilan Klarisa juga mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi. Ia menilai torehan tiga emas tersebut semakin memperkuat posisi Jambi sebagai salah satu kekuatan angkat besi nasional.
“Kami optimistis tradisi emas bisa terus berlanjut, termasuk pada PON mendatang seperti yang sudah diraih pada PON 2024,” kata Mat Sanusi.
Dalam kejuaraan ini, Jambi mengirimkan empat atlet terbaiknya di bawah naungan PABSI Jambi. Selain Klarisa, terdapat Fannie Wahyu Agnie, Jihan Syafitri, dan lifter putra Muhammad Ripqi Ramadhan yang juga dipersiapkan melalui program latihan intensif.
Dominasi Klarisa di Bandung sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Jambi masih menjadi lumbung atlet potensial di cabang angkat besi, dengan regenerasi yang terus berjalan dan target prestasi yang tetap terjaga. (mat)












Discussion about this post