Lamanesia.com – Festival Arakan Sahur 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai puncaknya pada Minggu malam, bertepatan dengan pekan ketiga Ramadan. Ribuan warga dari berbagai daerah memadati sepanjang rute dari Rumah Dinas Bupati hingga Simpang BNI untuk menyaksikan malam penutupan tradisi tahunan yang telah menjadi ikon wisata religi di Provinsi Jambi, Sabtu (7/3).
Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, yang hadir langsung memantau jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang tetap tinggi hingga akhir rangkaian festival.
“Alhamdulillah, malam ini menjadi penutup Festival Arakan Sahur 2026. Semangat masyarakat yang luar biasa ini menunjukkan bahwa tradisi ini merupakan bagian dari identitas budaya sekaligus syiar Ramadan yang terus hidup di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Festival Arakan Sahur dikenal sebagai tradisi khas masyarakat Tanjab Barat yang memadukan seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan. Setiap peserta menampilkan kreasi unik berupa lampu hias, miniatur bernuansa islami, serta iringan musik perkusi yang menggugah semangat kebersamaan menjelang sahur.
Bupati Anwar Sadat juga menyoroti peningkatan kualitas kreativitas peserta dari tahun ke tahun. Ia berharap ke depan festival ini dapat dikemas lebih profesional agar mampu menjadi daya tarik wisata religi berskala nasional.
“Mulai dari desain lampu hingga harmonisasi musik, semuanya semakin inovatif. Ini potensi besar yang perlu terus dikembangkan,” tambahnya.
Pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan aparat keamanan yang telah memastikan kegiatan yang digelar sebanyak tiga kali selama Ramadan ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif sejak malam pembukaan hingga penutupan.
Panitia pelaksana mengonfirmasi bahwa proses penilaian terhadap seluruh peserta telah rampung. Pengumuman pemenang Festival Arakan Sahur 2026 dijadwalkan akan dilakukan setelah pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Syekh Usman.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tanjab Barat beserta istri, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, Kepala Pengadilan Negeri, Ketua MUI Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Festival Arakan Sahur tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga simbol kuat pelestarian budaya lokal yang berpadu dengan nilai religius, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah. (yas)













Discussion about this post