Lamanesia.com – Suasana haru dan penuh syukur mewarnai acara Khataman Al-Qur’an dan Tasyakuran Kelulusan murid akhir RA, MI, dan MTs Yayasan Nurul Hidayah Jambi Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di EV Garden, Kota Jambi, Selasa (9/6/2026). Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani bersama jajaran pengurus yayasan, kepala madrasah, dewan guru, orang tua siswa, serta ratusan peserta didik.
Pada tahun ajaran ini, Yayasan Nurul Hidayah Jambi meluluskan sebanyak 355 siswa yang terdiri dari 161 siswa Raudhatul Athfal (RA), 147 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan 47 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yayasan, kepala madrasah, tenaga pendidik, serta orang tua yang telah berperan aktif dalam membimbing dan mendidik generasi muda hingga menyelesaikan pendidikan di jenjang masing-masing.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Yayasan Nurul Hidayah, para kepala madrasah, guru, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mendidik serta membimbing anak-anak hingga berhasil menyelesaikan masa pendidikannya,” ujar Abdullah Sani.
Menurutnya, pendidikan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat. Ia berharap para lulusan mampu tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlakul karimah, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Semoga upaya yang telah dilakukan selama ini dapat melahirkan generasi yang Qurani, berakhlak mulia, serta menjadi penerus bangsa yang mampu membawa kemajuan bagi daerah dan negara,” katanya.
Abdullah Sani menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Jambi sebagaimana tertuang dalam visi Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029. Karena itu, peran lembaga pendidikan keagamaan dinilai sangat strategis dalam mencetak generasi unggul yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual.
Sementara itu, Kepala MI Nurul Hidayah, Nikmatus Saidah, mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada pihak madrasah untuk mendidik putra-putri mereka selama menempuh pendidikan.
Ia menegaskan bahwa para lulusan tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam kehidupan.
“Anak-anak ini adalah aset dunia dan akhirat. Mereka telah dibekali pendidikan agama, mulai dari salat, membaca Al-Qur’an, hingga nilai-nilai keislaman yang menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Nikmatus juga mengajak seluruh orang tua untuk terus mendampingi anak-anak dalam belajar dan beribadah setelah lulus dari madrasah, sehingga nilai-nilai yang telah ditanamkan dapat terus terjaga dan berkembang.
Melalui kegiatan khataman Al-Qur’an dan tasyakuran kelulusan ini, Yayasan Nurul Hidayah Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, religius, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa. (adv/Rdi)















Discussion about this post