Lamanesia.com – Semangat gotong royong masyarakat Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, berhasil melahirkan sebuah infrastruktur penting yang kini menjadi kebanggaan warga. Jembatan Bentari sepanjang 62 meter resmi digunakan setelah dibangun secara swadaya dengan nilai investasi mencapai Rp1,55 miliar tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Anjar Prabowo, Kamis (11/6/2026).
Kehadiran Jembatan Bentari menjadi solusi atas persoalan akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat akibat kondisi geografis wilayah Kumpeh yang didominasi badan air dan lahan rawa. Kini, warga memiliki jalur penghubung yang lebih aman dan mudah untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dan kekompakan masyarakat yang mampu membangun fasilitas publik strategis melalui swadaya.
“Saya bangga jembatan yang dibangun secara swadaya dari sumbangan masyarakat ini sudah bisa dilalui untuk aktivitas warga Kumpeh,” ujar Bupati.
Jembatan Bentari memiliki lebar 4 meter dan dirancang untuk mendukung mobilitas kendaraan roda dua, mobil ringan hingga sedang, serta kendaraan operasional desa. Proses pembangunannya rampung dalam waktu empat bulan dengan mempertimbangkan kondisi tanah gambut yang memiliki daya dukung rendah.
Dari sisi konstruksi, jembatan tersebut menggunakan pondasi tiang pancang hingga mencapai lapisan tanah keras untuk memastikan kekuatan bangunan. Struktur juga diperkuat dengan sistem cross bracing guna mengurangi getaran serta meningkatkan stabilitas jembatan.
Bagian atas jembatan dilengkapi lantai rata, pagar pengaman berwarna biru-hitam, marka pembatas, serta elevasi yang lebih tinggi untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Dana Rp1,55 miliar yang terkumpul dari swadaya masyarakat digunakan untuk kebutuhan material, pembangunan, tenaga kerja, hingga pengawasan proyek.
Bupati Bambang Bayu Suseno menilai keberadaan jembatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jembatan Bentari diharapkan menjadi akses utama yang menghubungkan permukiman warga dengan kawasan pertanian, perkebunan, serta pusat pelayanan masyarakat.
Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat kini dapat menikmati distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang lebih lancar, biaya transportasi yang lebih rendah, serta waktu tempuh yang lebih singkat. Akses pelajar menuju sekolah, pelayanan kesehatan, kantor pemerintahan, dan rumah ibadah juga semakin mudah.
Kepala Desa Betung M. Rifai, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi atas dukungan terhadap pembangunan jembatan swadaya tersebut yang kini memberikan manfaat besar bagi masyarakat. (mat)















Discussion about this post