Lamanesia.com – Pembangunan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,73 kilometer terus dipercepat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera.
Perkembangan proyek yang dikerjakan PT Hutama Karya (Persero) itu mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang melakukan peninjauan lapangan dalam kunjungan kerjanya pada Kamis (16/7).
Tol Betung–Tempino–Jambi merupakan salah satu ruas penting dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Ruas ini terbagi menjadi tiga seksi, yakni Seksi 1 Betung–Tungkal Jaya sepanjang 62,38 kilometer, Seksi 2 Tungkal Jaya–Bayung Lencir sepanjang 54,32 kilometer, dan Seksi 3 Bayung Lencir–Simpang Ness sepanjang 52,59 kilometer.
Sejumlah ruas telah beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat, sementara pembangunan pada seksi lainnya terus dikebut agar dapat segera terhubung secara menyeluruh.
Dalam agenda yang sama, Gibran juga meninjau pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung sepanjang 69,19 kilometer. Hingga pertengahan Juli 2026, progres konstruksi proyek tersebut telah mencapai 85,54 persen, sedangkan pengadaan lahannya telah terealisasi 88,43 persen.
Tol Palembang–Betung terdiri atas tiga seksi, yakni Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer, Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer, dan Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 kilometer. Salah satu fokus pekerjaan saat ini adalah penyelesaian Jembatan Musi V.
Dalam peninjauan tersebut, Gibran mengapresiasi perkembangan pembangunan yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan sekaligus meminta seluruh pihak mempercepat penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Percepatan pembangunan yang telah dilakukan, khususnya pada Jembatan Musi V, menunjukkan perkembangan yang baik. Terakhir saya berkunjung pada September 2025, dan hari ini kembali pada Juli 2026 untuk melihat perkembangan yang telah dicapai,” ujar Gibran.
Apabila Tol Palembang–Betung dan Tol Betung–Tempino–Jambi telah beroperasi penuh, keduanya akan terintegrasi menjadi koridor utama Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.
Kehadiran ruas tol ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan antarprovinsi, memperlancar distribusi logistik, menekan biaya transportasi, serta membuka akses menuju kawasan industri, sentra produksi, dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan aspek keselamatan kerja.
“Arahan dan dukungan Bapak Wakil Presiden semakin memperkuat komitmen Hutama Karya untuk menuntaskan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi sesuai target. Dengan beroperasinya kedua ruas tersebut secara penuh, konektivitas antara Sumatra Selatan dan Jambi akan semakin baik, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat, distribusi logistik semakin efisien, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatra,” ujar Iwan.
Penyelesaian proyek ini diharapkan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi regional sekaligus meningkatkan daya saing wilayah Sumatera melalui konektivitas infrastruktur yang semakin terintegrasi. (Rdi)












Discussion about this post