Lamanesia.com – Asisten 1 Setda Provinsi Jambi, Dr. Drs.H Jhon Eka Powa, ME, mengatakan peran Imam Masjid dan Khatib sangat strategis dalam membangun umat dan menjaga kerukunan di Provinsi Jambi.
“Imam dan Khatib adalah panutan umat. Bukan hanya memimpin sholat, tapi juga membina akhlak, menyampaikan dakwah yang sejuk, moderat, dan mempersatukan. Pemprov Jambi sangat mendukung peningkatan kapasitas Imam Masjid dan Khatib ini,” ujar Jhon Eka Powa, sebagai Nara Sumber acara Fasilitasi Orientasi Imam Masjid dan Khatib se-Provinsi Jambi, Selasa (20/10/2026) di Hotel Shang Ratu, Kota Jambi.
Kegiatan ini dilaksanakan Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jambi, berlangsung 19-21 Oktober 2026. Kegiatan diikuti peserta perwakilan Imam Masjid dan Khatib dari 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Narasumber berasal dari Kanwil Kemenag Jambi, MUI, DMI, dan Biro Kesra Setda Provinsi Jambi.
Menurut Jhon Eka Powa, yang menyampaikan materinya tentang Arah Kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap Imam Masjid dan Khatib. Pemerintah daerah berkepentingan memperkuat ekosistem kehidupan keagamaan yang rukun, berkualitas, inklusif dan selaras dengan pembangunan manusia. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat pembinaan pendidikan keagamaan, solidaritas sosial dan ketahanan komunitas,” tegas Jhon Eka Powa, yang baru menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, merangkap PLT.Kadis Diskominfo.
Sementara Nara Sumber lainnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi, DR KH Umar Yusuf, menegaskan tanggung jawab seorang Imam Masjid sangatlah besar. Seorang Imam Masjid haruslah memiliki kriteria, antara lain selain fasih dan hafal ayat suci Al-Qur’an, juga harus memahami fiqih, tajwid, khusuk dan memiliki akhlak yang baik. (WAN)





Discussion about this post