Jambi – Mobil pengawalan atau patwal Ditlantas Polda Jambi dengan kode C887 untuk Gubernur Jambi mengalami kecelakaan dengan menabrak dan menyeret korban seorang pemuda yang mengendaraai sepeda motor dan kondisi korban kritis dirawat di rumah sakit Mitra Kota Baru, Jambi.
Kejadian tabrakan itu pada Rabu, sekitar pukul 09.20 WIB tepatnya di depan kampus Politeknik Kesehatan Jambi di kawasan GOR Kota Baru, mobil patwal tersebut selain menabrak pengendaraa sepeda motor juga menghantam satu mobil Nisan Grand Livina warna silver.
Ida salah satu warga yang melihat kejadian itu mengatakan, saya hanya mendengar bunyi dentuman akibat tabrakan tersebut dan keluar ruangan kerjanya dan melihat korban sudah berada di bawah mobil dan tersandar dibatang pohon yang menghentikan laju mobil patwal tersebut.
“Berdasarkan saksi lainnya mengatakan mobil patwal terlihat dengan kecepatan tinggi dan langsung terjadi tabrakan itu yang kemudian warga langsung menolong mendorong mobil polisi yang di bawahnya ada korban,” kata Ida.
Selang beberapa waktu korban yang mengendarai sepeda motor bernama Yurga Agung Saputra yang diperkirakan berusia 21 tahun dilarikan ke rumah sakit terdekat,” katanya.
Kecelakaan yang terjadi di jalan H Agus Salim depan Poltekes Jambi itu terjadi tabrakan antara mobil toyota Fortuner patwal Diltantas Polda Jambi yang biasa mengawal Gubernur Jambi dengan mobil Nissan Grand Livina dan motor Honda CBR.
Dalam pantauan dilokasi, bagian depan mobil Patwal Diltantas Polda Jambi ringsek, karena menabrak pohon di tepi jalan, sedangkan bodi belakang mobil grand Livina rusak, ban mobil belakang tampak miring.
Selain itu, motor CBR tampak tergeletak hancur bagian sisi kiri.
Diketahui, mobil Patwal C887 tersebut baru selesai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan hendak kembali menuju Bandara Sultan Thaha Jambi untuk kembali mengawal rangkaian acara Gubernur Jambi.
Sementara pihak keluarga korban yang berada di rumah sakit tidak bersedia memberikan keterangan kepada media.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian karena masih melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sedangkan saat dikonfirmasi Kasat lantas Porlesta Jambi, Kompol Aulia Rahmad belum bisa dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.
“Nantiya, kita masih mengumpulkan data,” ujarnya.
Discussion about this post