Lamanesia.com – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Tabir Ilir selama tiga hari terakhir menyebabkan Sungai Batang Tabir meluap dan merendam puluhan rumah warga, Jumat (8/5/2026).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Merangin, sedikitnya 90 rumah warga terdampak banjir yang tersebar di dua desa, yakni 10 rumah di Desa Ulak Makam dan 80 rumah di Desa Rantau Limau Manis.
Meski banjir merendam permukiman warga, kondisi masyarakat dilaporkan masih aman dan kondusif. Namun, aktivitas warga terganggu karena sejumlah jalan lingkungan tidak dapat dilalui akibat tingginya genangan air.
Kepala Pelaksana BPBD Merangin, Muhamad Sahiri, mengatakan ketinggian air di beberapa titik mencapai sekitar satu meter sehingga menghambat mobilitas masyarakat.
“Jadi akibat banjir tersebut, jalan-jalan lingkungan tidak bisa dilewati karena ketinggian air yang menggenangi jalan-jalan dan rumah-rumah warga itu mencapai satu meter,” ujar Muhamad Sahiri usai meninjau lokasi banjir.
Tim Pemerintah Kabupaten Merangin langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi warga dan melakukan pendataan dampak banjir. Pemantauan dilakukan bersama Camat Tabir Ilir, Sekcam Tabir Ilir, Kabid KL BPBD bersama anggota TRC, kepala desa, Babinsa, Kapolpos Tabir Ilir, para kepala dusun hingga ketua RT setempat.
Selain memastikan keselamatan warga, pemerintah desa bersama perangkat RT juga tengah mendata jumlah kepala keluarga terdampak serta kerugian material yang dialami warga akibat banjir tersebut.
BPBD Merangin mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dan berisiko menyebabkan debit Sungai Batang Tabir kembali meningkat. (mat)








Discussion about this post