Lamanesia.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) se-Wilayah Jambi menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Provinsi Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas aparatur kejaksaan terhadap masyarakat terdampak.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi yang diwakili Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jambi, Dr. Novan Adrian, dan diterima oleh Asisten Pembinaan Kejati Sumatera Barat, M. Haris Hasbullah, di Posko Bencana Kejati Sumatera Barat pada pukul 14.00 WIB.
Pengiriman bantuan ini merupakan respons cepat Kejati Jambi dan IAD atas situasi darurat yang menyebabkan kerusakan hunian warga, fasilitas umum, serta terganggunya kehidupan sosial masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat. Seluruh bantuan dikumpulkan dan disalurkan melalui Posko Bencana Kejati Sumatera Barat sebagai titik distribusi resmi sebelum diteruskan ke daerah terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Aswas Kejati Jambi Dr. Novan Adrian menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sumbar.
“Keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jambi turut prihatin dan berupaya memberikan bantuan semaksimal mungkin, dengan harapan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aparatur penegak hukum harus mengedepankan hati nurani, tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Pemeriksa Tindak Pidana Khusus Kejati Jambi.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dalam jumlah besar, antara lain:
-
Beras cap Kayu Manis 3 ton (300 karung @10 kg)
-
Ikan sarden 15 kotak
-
Mie instan 100 dus
-
Susu Ultra Milk 10 kotak (12 pack)
-
Roti Unibis Gabin 10 kotak (36 bungkus)
-
Biskuit Roma Kelapa 20 kotak (28 pcs)
-
Air mineral 200 dus (48 gelas)
-
Telur ayam 100 papan (per papan 30 butir)
Bantuan dalam jumlah signifikan ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan mendesak ribuan warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam. (pin)













Discussion about this post