Lamanesia.com – Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Bappeda Provinsi Jambi, Minggu (07/12/2025). Kegiatan diawali dengan jalan santai dan senam bersama yang dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, didampingi Ketua DWP Provinsi Jambi, Hj. Iin Kurniasih Sudirman.
Setelah jalan santai, Sekda bersama para kepala OPD meninjau Pasar Murah, didampingi Ketua DWP dan seluruh anggota. Acara kemudian dilanjutkan dengan senam bersama dan pemotongan tumpeng oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hesti Haris.
Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Ia menyebut DWP bukan hanya wadah silaturahmi istri ASN, tetapi mitra pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“DWP telah melaksanakan berbagai program pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pembinaan mental spiritual, yang menunjukkan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Jambi berdaya saing dan berkelanjutan,” ujar Sudirman.
Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak pembangunan keluarga sehat dan fondasi peningkatan kualitas SDM. “Dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat, kita dapat bekerja dan berkontribusi lebih besar untuk pembangunan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Penasehat DWP Provinsi Jambi sekaligus Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hesti Haris, menilai perkembangan DWP Provinsi Jambi sangat pesat. Program-program yang dijalankan disebut selaras dengan program pemerintah pusat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program DWP tahun ke tahun terbukti memberikan dampak besar, terutama dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. DWP juga menjadi role model dalam pembinaan karakter anak melalui keteladanan,” kata Hesti.
Ia turut mengajak seluruh anggota DWP untuk berpartisipasi dalam Lomba Pantun yang akan digelar dalam rangka HUT Provinsi Jambi. “Sebagai daerah Melayu, pantun adalah identitas budaya yang harus kita lestarikan,” ujarnya.
Ketua DWP Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman, menambahkan bahwa HUT DWP bukan hanya ajang seremoni, tetapi momen refleksi dan penguatan komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Ia menegaskan pentingnya pemenuhan tiga kebutuhan dasar anak — Asah, Asih, dan Asuh — sebagai fondasi lahirnya generasi emas 2045.
“Generasi emas tidak lahir dari proses instan, tetapi dari kerja keras, ketulusan, dan penguatan karakter sejak dini melalui keluarga yang harmonis,” tegas Iin.
Ia menutup sambutan dengan mengajak seluruh anggota DWP untuk terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa. (mat)













Discussion about this post