Lamanesia.com – Pemerintah Provinsi Jambi melakukan langkah strategis dengan menunjuk drg Iwan Hendrawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Raden Mattaher, efektif mulai 1 Mei 2026.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 2224 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Al Haris. Sebelumnya, Iwan Hendrawan menjabat sebagai Wakil Direktur Sarana dan Prasarana di rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya perhatian DPRD Provinsi Jambi terhadap kondisi keuangan dan mutu layanan RSUD Raden Mattaher. Sejumlah catatan penting dari Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh manajemen baru.
Dalam laporan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, realisasi anggaran RSUD Raden Mattaher tercatat sebesar Rp375,68 miliar atau 92,36 persen dari total pagu Rp406,80 miliar, dengan realisasi fisik mencapai 100 persen.
Namun demikian, terdapat sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) sebesar Rp31,094 miliar serta total kewajiban utang yang cukup besar, mencapai Rp122,38 miliar per 31 Desember 2025.
Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan serta ruang gerak pengelolaan rumah sakit sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), bahkan dapat berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan jika tidak segera ditangani.
DPRD Provinsi Jambi pun memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya penyusunan strategi pelunasan utang secara bertahap dan terukur agar tidak mengganggu operasional layanan. Selain itu, manajemen RSUD juga diminta melakukan pemetaan kebutuhan dokter spesialis melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dengan mengutamakan putra daerah.
Optimalisasi pendapatan BLUD serta percepatan digitalisasi sistem manajemen dan layanan medis juga menjadi fokus guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Dalam surat penugasan, Gubernur Al Haris menegaskan agar Plt Direktur yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu membawa perubahan signifikan.
Kinerja manajemen baru RSUD Raden Mattaher kini menjadi sorotan publik, terutama dalam upaya memperbaiki kondisi keuangan sekaligus menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jambi. (mat)













Discussion about this post