Lamanesia.com – Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, memastikan ketersediaan stok pangan di Provinsi Jambi dalam kondisi aman dan terkendali. Hal ini disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja dan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Perum Bulog Kanwil Jambi, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan data dari Bulog, stok pangan di Jambi diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam sampai tujuh bulan ke depan, atau setidaknya menjamin ketahanan pangan hingga awal tahun 2027.
“Secara umum stok kita aman. Ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat,” ujar Rocky di sela kunjungannya.
Meski demikian, Rocky mengingatkan bahwa tantangan utama tidak hanya pada ketersediaan, tetapi juga pada distribusi dan ketepatan sasaran bantuan. Ia menyoroti jumlah penerima bantuan pangan di Jambi yang mencapai sekitar sepertiga dari total kepala keluarga.
Menurutnya, validasi data penerima bantuan harus dilakukan secara ketat dan detail agar program bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Data harus detail, by name by address. Jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu,” tegasnya.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, mengungkapkan bahwa per 1 Mei 2026, stok beras yang dikuasai Bulog mencapai lebih dari 14 ribu ton. Selain beras, ketersediaan gula, minyak goreng, dan jagung juga dalam kondisi mencukupi.
Wiwin menambahkan, pihaknya terus menjalankan program Bantuan Pangan Beras (PBP) serta Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
Dengan kondisi stok yang aman dan program distribusi yang terus berjalan, diharapkan stabilitas pangan di Jambi tetap terjaga serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka menengah. (Rdi)













Discussion about this post