Lamanesia.com – Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi ditetapkan sebagai salah satu lokasi strategis pembangunan gudang pangan baru milik Perum Bulog Perum Bulog. Kawasan pesisir ini dinilai memiliki posisi yang sangat potensial karena dekat dengan jalur distribusi sungai serta berada di sekitar sentra pertanian, sehingga dinilai mampu memperlancar mobilisasi logistik pangan di wilayah tersebut.
Pembangunan gudang ini akan berdiri di atas lahan hibah seluas satu hektare yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Fasilitas pergudangan modern tersebut direncanakan memiliki kapasitas hingga 1.000 ton dan akan difungsikan sebagai pusat penampungan hasil panen petani lokal, sekaligus memperkuat cadangan pangan daerah.
Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, menyebutkan bahwa Kecamatan Taman Rajo masuk dalam cetak biru pengembangan lumbung pangan baru di Provinsi Jambi bersama sejumlah kabupaten lainnya.
“Gudang yang dirancang ini nantinya memiliki kapasitas rata-rata 1.000 ton. Untuk mendukung fasilitas tersebut, masing-masing pemerintah daerah menyiapkan lahan hibah seluas sekitar 2,5 hektare,” ujar Wiwin.
Lebih dari sekadar fasilitas penyimpanan, pembangunan gudang ini diharapkan menjadi strategi penting dalam melindungi petani dari fluktuasi harga dan praktik tengkulak saat musim panen. Gudang tersebut juga akan menampung beras komersial, cadangan beras pemerintah (CBP), serta berbagai komoditas pangan lokal lainnya.
Dengan hadirnya infrastruktur ini, Bulog Jambi menargetkan penyerapan hasil pertanian dapat dilakukan lebih cepat dan efisien karena lokasi gudang yang lebih dekat dengan sentra produksi. Langkah ini juga diyakini mampu menekan biaya distribusi, menjaga stabilitas pasokan di pasar, serta memperkuat intervensi pemerintah dalam pengendalian harga pangan.
“Fasilitas ini tidak hanya untuk penyimpanan beras, tetapi juga sebagai pusat penampungan komoditas pangan pascapanen petani,” tambah Wiwin. (Rdi)















Discussion about this post