Lamanesia.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi memastikan ketersediaan stok beras di Provinsi Jambi dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan.
Manager Pengadaan dan Operasi Bulog Jambi, Ahmad Muzajjad Faqihuddin, mengatakan saat ini cadangan beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai 14.477.692 kilogram.
“Stok beras Bulog sekarang 14.477.692 kilogram, cukup untuk lima bulan ke depan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Menurut Ahmad, stok tersebut disiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan, khususnya Idul Adha. Selain memastikan pasokan tetap tersedia, Bulog juga terus melakukan langkah stabilisasi harga pangan agar tetap terjangkau di pasaran.
Untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, Bulog Jambi rutin menggelar operasi pasar dan gerakan pangan murah di berbagai daerah di Provinsi Jambi. Kegiatan itu dilakukan bekerja sama dengan dinas perdagangan dan dinas ketahanan pangan di tingkat kota maupun kabupaten.
“Iya, dalam seminggu dua kali Bulog mengadakan gerakan pangan murah atau operasi pasar bekerja sama dengan Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan kota/kabupaten untuk menjaga agar harga kebutuhan pokok terutama beras dan minyak goreng stabil,” jelasnya.
Operasi pasar tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari raya.
Tidak hanya beras SPHP, sejumlah komoditas lain seperti minyak goreng juga disediakan dalam kegiatan pasar murah yang digelar Bulog bersama pemerintah daerah.
Bulog Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok kebutuhan pokok dipastikan aman dan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah Jambi.
Dengan ketersediaan cadangan beras yang cukup besar dan operasi pasar yang rutin dilakukan, Bulog optimistis kebutuhan pangan masyarakat menjelang Idul Adha tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. (Rdi)













Discussion about this post