Lamanesia.com – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung sebagai bagian dari proyek strategis nasional untuk memperkuat konektivitas di wilayah Sumatra Selatan hingga Jambi.
Hingga April 2026, progres konstruksi jalan tol sepanjang 69,2 kilometer tersebut telah mencapai 81,99 persen. Pembangunan ruas ini dibagi dalam tiga seksi utama dengan capaian fisik yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Seksi Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer menjadi yang paling maju dengan progres konstruksi mencapai 92,07 persen. Kemudian seksi Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer telah mencapai 89,88 persen, sedangkan seksi Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,7 kilometer saat ini berada di angka 57,17 persen.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan pihaknya terus memastikan pembangunan berjalan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan dan keselamatan konstruksi.
Hal itu disampaikannya saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik vital proyek pada Kamis (7/5), mulai dari area vacuum, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), hingga kawasan Interchange Pangkalan Balai.
“Pembangunan Tol Palembang–Betung terus kami dorong agar dapat berjalan sesuai target, dengan tetap mengutamakan aspek mutu, keselamatan, dan tata kelola konstruksi yang baik. Ruas ini memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas di Sumatra Selatan, termasuk sebagai bagian dari jaringan yang nantinya menghubungkan Sumatra Selatan dengan Jambi,” ujar Iwan.
Selain fokus mengejar target fisik, Hutama Karya juga terus melakukan koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi berbagai tantangan teknis di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan agar setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan tanpa menghambat jadwal penyelesaian proyek.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif dan sesuai standar. Koordinasi terus kami perkuat agar hambatan di lapangan dapat segera ditangani dan percepatan penyelesaian proyek dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Jika telah terhubung sepenuhnya, Jalan Tol Palembang–Betung akan menjadi jalur vital yang menghubungkan Palembang hingga wilayah Jambi. Kehadiran ruas tol ini diyakini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Sumatra Selatan.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat. Kehadiran setiap ruas tol diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” tutup Iwan. (Rdi)













Discussion about this post