Lamanesia.com – Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, resmi membuka Asesmen Uji Kompetensi Penyidik dan Penyidik Pembantu Polri Tahun Anggaran 2026 di Swissbell Hotel Jambi, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Polda Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, khususnya di bidang penyidikan.
Pembukaan asesmen turut dihadiri Penyidik Utama TK I Bareskrim Polri selaku Ketua Tim Asesmen, Agus Santoso, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, pejabat utama Polda Jambi, Tim Asesmen Mabes Polri, serta para penyidik dan penyidik pembantu dari jajaran Polda Jambi.
Dalam sambutannya mewakili Kabareskrim Polri, Irjen Pol Agus Santoso menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyidik Polri yang Presisi, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan penegakan hukum modern.
Menurutnya, tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan penyidik yang memiliki kemampuan, integritas, serta tanggung jawab tinggi dalam menjalankan tugas.
“Sertifikasi kompetensi merupakan langkah penting untuk mewujudkan penyidik yang Presisi, profesional, modern, dan mampu menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti proses asesmen dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab agar hasil asesmen benar-benar mencerminkan kompetensi yang dimiliki.
Sementara itu, Kapolda Jambi memberikan apresiasi kepada jajaran Reserse Kriminal dan Ditpolairud Polda Jambi atas berbagai capaian pengungkapan kasus sepanjang 2025 hingga 2026.
Kapolda menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diiringi dengan peningkatan kualitas penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi demi memenuhi rasa keadilan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi kompetensi penyidik merupakan amanat Peraturan Kepolisian Nomor 3 Tahun 2024 untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas personel Polri.
“Pelaksanaan asesmen harus objektif, transparan, dan penuh tanggung jawab agar menghasilkan penyidik yang benar-benar kompeten dan berkualitas,” tegasnya.
Kegiatan asesmen ini diharapkan mampu melahirkan penyidik Polri yang tidak hanya profesional dan Presisi, tetapi juga mampu menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan hukum yang modern, transparan, dan berkeadilan. (pin)













Discussion about this post