Lamanesia.com – Perumda Tirta Mayang Kota Jambi mengimbau seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kasus pencurian meter air yang terjadi di sejumlah wilayah. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya laporan kehilangan perangkat meter air pada sejumlah instalasi pelanggan, terutama di rumah atau bangunan yang sering ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, Andri Susanto, menegaskan bahwa meter air merupakan aset penting dalam sistem pelayanan air bersih kepada masyarakat. Karena itu, aspek keamanan perlu menjadi perhatian bersama antara pelanggan dan pihak perusahaan.
“Kami mengajak pelanggan untuk lebih peduli terhadap keamanan meter air di lingkungan masing-masing. Langkah sederhana seperti memasang pengaman tambahan dan meningkatkan pengawasan dapat membantu mencegah terjadinya pencurian,” ujarnya.
Menurut Andri, aksi pencurian meter air tidak hanya merugikan pelanggan secara langsung, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran distribusi layanan air bersih. Oleh karena itu, upaya pencegahan dinilai perlu dilakukan sejak dini melalui pengawasan lingkungan yang lebih ketat.
Ia juga menyoroti program Kampung Bahagia yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Jambi sebagai salah satu langkah penguatan keamanan lingkungan. Program tersebut menghadirkan pemasangan ribuan kamera pengawas (CCTV) di kawasan RT dan titik-titik strategis untuk meningkatkan sistem pengawasan masyarakat.
Dengan adanya dukungan CCTV, aktivitas mencurigakan di lingkungan permukiman diharapkan dapat lebih mudah terpantau sehingga potensi tindak kriminal, termasuk pencurian meter air, dapat diminimalkan.
Perumda Tirta Mayang juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami kehilangan meter air atau menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi pelanggan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan pengaduan di nomor 0821-2121-9692. (mat)















Discussion about this post