Lamanesia.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu yang saat ini tengah dikerjakan adalah peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung yang selama ini menjadi keluhan masyarakat akibat kondisinya yang rusak dan sulit dilalui.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai harapan, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. turun langsung meninjau lokasi pembangunan jalan tersebut. Dalam kunjungannya, Bupati didampingi Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala OPD, para camat, serta sejumlah stakeholder terkait.
Anwar Sadat mengatakan, Jalan Jalur 2 Merlung memiliki peran strategis karena menjadi akses utama yang menghubungkan sejumlah desa dengan pusat pemerintahan kecamatan. Karena itu, keberadaan jalan yang baik sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jalan ini merupakan urat nadi masyarakat. Dengan kondisi yang lebih baik nantinya, aktivitas warga akan semakin lancar, baik untuk transportasi, pendidikan, maupun perekonomian,” ujarnya.
Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
Ia meminta camat bersama masyarakat turut mengawasi penggunaan jalan, khususnya terkait tonase kendaraan yang melintas agar tidak melebihi kapasitas jalan dan menyebabkan kerusakan lebih cepat.
“Setelah jalan ini selesai, mari kita jaga bersama. Perhatikan kendaraan yang melintas agar tidak melebihi kapasitas kemampuan jalan sehingga usia manfaatnya bisa lebih panjang,” pesan Anwar Sadat.
Selain jalan, Bupati juga menyoroti pentingnya pemeliharaan saluran drainase di sepanjang ruas jalan yang sebelumnya telah dikerjakan pada tahun 2025. Menurutnya, drainase yang berfungsi baik menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan ketahanan jalan.
Ia mengimbau masyarakat untuk rutin membersihkan saluran air agar tidak tersumbat, bahkan jika diperlukan dapat dilakukan melalui kegiatan gotong royong secara berkala.
“Saluran air harus dijaga agar tetap lancar. Jika tersumbat, air akan menggenangi badan jalan dan mempercepat kerusakan. Karena itu, budaya gotong royong harus terus kita hidupkan,” tegasnya.
Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, memperlancar konektivitas antarwilayah, serta mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Merlung dan sekitarnya. (mat)













Discussion about this post