JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly memimpin rapat dengar pendapat (RDP) Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Jambi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Jumat (4/9/2026). Rapat tersebut membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Jambi Tahun Anggaran 2026.
Pertemuan ini menjadi bagian dari tahapan pembahasan anggaran daerah, khususnya untuk mendalami rencana program dan kegiatan pemerintah serta memastikan alokasi belanja sejalan dengan kebutuhan pembangunan.
Dalam RDP tersebut, Banggar DPRD bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi membahas postur anggaran dan program yang diajukan dalam perubahan APBD 2026. Pembahasan melibatkan OPD yang memiliki keterkaitan langsung dengan pengelolaan pendapatan, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan masyarakat.
Sejumlah instansi yang hadir di antaranya BPKAD, BPPRD, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Selain itu, hadir pula perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Satpol PP.
Keterlibatan berbagai instansi tersebut membuat pembahasan perubahan APBD mencakup sejumlah sektor strategis. Mulai dari optimalisasi pendapatan daerah, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, transportasi, hingga pengembangan sektor perdagangan, pariwisata, dan pertanian.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan, pembahasan perubahan APBD membutuhkan ketelitian agar setiap anggaran yang dialokasikan sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan.
“Kami ingin anggaran yang disusun benar-benar sesuai dengan prioritas pembangunan serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Jambi,” ujarnya.
Menurutnya, pencermatan terhadap setiap program dan alokasi anggaran penting dilakukan agar pelaksanaan kegiatan pemerintah dapat berjalan efektif serta menghasilkan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Melalui RDP tersebut, Banggar DPRD Kota Jambi bersama pihak eksekutif melanjutkan pembahasan perubahan APBD 2026 dengan memperhatikan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.
Pembahasan ini diharapkan menjadi landasan bagi penyusunan anggaran perubahan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kota Jambi.













Discussion about this post