Jambi – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) II memastikan seluruh pekerjaan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 di Provinsi Jambi telah rampung. Program tersebut dilaksanakan meski sempat menghadapi kendala cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Total anggaran Program IJD 2025 di Provinsi Jambi mencapai Rp246.903.063.948. Anggaran tersebut dialokasikan dalam dua tahap, yakni Tahap I sebanyak tujuh paket fisik senilai Rp194,9 miliar dan Tahap II sebanyak tiga paket fisik senilai Rp51,9 miliar. Seluruh paket pekerjaan tersebar di Kabupaten Batanghari, Merangin, Sarolangun, Kota Sungai Penuh, dan Kabupaten Kerinci.
Kasatker PJN II BPJN Jambi, Diaz Shodiq, mengatakan progres pelaksanaan proyek secara umum berjalan baik. Pihak penyedia jasa dinilai bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Secara umum progres berjalan baik. Penyedia jasa menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan demi kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Untuk wilayah Kota Sungai Penuh, BPJN Jambi mengelola dua paket pekerjaan dan seluruhnya telah diselesaikan 100 persen. Sementara di Kabupaten Kerinci, ruas Siulak–Batu Hampar juga telah rampung dikerjakan meski menghadapi curah hujan tinggi sejak November 2025 hingga Januari 2026.
BPJN Jambi juga melakukan penanganan tambahan di lapangan terhadap kendala teknis yang tidak terprediksi sebelumnya, termasuk perbaikan drainase dan penanganan tiga titik longsor menggunakan cerucuk, geobag, dan beton demi menjaga keamanan jalan.
Sementara itu, satu paket pekerjaan di Kabupaten Kerinci, yakni ruas Sanggaran Agung–Tanjung Mas, masih dalam tahap penyelesaian karena menggunakan skema Multi Year Contract (MYC) dan ditargetkan rampung pada Februari 2026.
BPJN Jambi menegaskan seluruh penyedia jasa tetap memiliki tanggung jawab pada masa pemeliharaan selama satu tahun untuk memastikan kualitas infrastruktur jalan tetap terjaga. (mat)












Discussion about this post