Lamanesia.com – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jambi melaksanakan survei jalur Tol Pijoan hingga jalur arteri pada Selasa (10/3/2026) guna memastikan kesiapan infrastruktur serta skema pengamanan lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dirlantas Kepolisian Daerah Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, ini turut diikuti perwakilan PT Jasa Raharja dan sejumlah instansi terkait. Survei dilakukan untuk menyisir berbagai titik krusial di wilayah hukum Polda Jambi yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan.
Rombongan memulai perjalanan dari Markas Ditlantas Polda Jambi menuju kawasan Pall 10. Selanjutnya, tim melakukan peninjauan rencana pendirian Pos Pengamanan (Pos Pam) di Gerbang Tol Sebapo sebelum melanjutkan survei hingga Simpang Tempino dan Pos Unit III PJR di perbatasan Jambi–Sumatera Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah aspek menjadi fokus utama, di antaranya pengecekan kesiapan Pos Pam Sebapo dan Pos Pam Citra Raya sebagai titik strategis pemantauan arus kendaraan. Selain itu, tim juga meninjau fasilitas Rest Area 41.A Tol Sebapo guna memastikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan yang beristirahat di jalur tol.
Koordinasi lintas sektoral juga dilakukan melalui pertemuan dengan pihak PT Hutama Karya di lokasi Rest Area Pijoan. Pertemuan tersebut membahas kesiapan operasional jalur tol sekaligus langkah-langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan volume kendaraan.
Tidak hanya jalur tol, tim juga mengevaluasi kondisi jalur arteri mulai dari pintu keluar Tol Pijoan, kawasan Universitas Jambi di Mendalo, hingga kembali ke pusat Kota Jambi.
Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono menyampaikan bahwa survei ini merupakan langkah proaktif kepolisian untuk memetakan potensi kerawanan serta menentukan penempatan personel secara efektif di sepanjang jalur tol maupun jalan nasional.
“Melalui survei ini kami dapat mengidentifikasi titik rawan kecelakaan dan potensi kemacetan, terutama pada pertemuan arus kendaraan dari tol dan jalan arteri. Hal ini penting untuk menyiapkan strategi pengamanan yang lebih optimal,” ujarnya.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung aman dan lancar. Hasil survei akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan strategi pengamanan lalu lintas di Provinsi Jambi menjelang arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. (pin)













Discussion about this post