Lamanesia.com – Bencana tanah longsor terjadi di Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/05/2026) siang. Longsor yang dipicu hujan deras berintensitas tinggi tersebut mengakibatkan satu keluarga tertimbun material tanah.
Peristiwa terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Jalan Tanah Tumbuh sejak sekitar pukul 12.20 WIB. Kondisi tanah yang labil akhirnya memicu longsor dan menimbun rumah warga di lokasi kejadian.
Informasi bencana diterima Pos SAR Bungo dari Kabag Ops Polres Bungo, AKP B.M Pasaribu, sekitar pukul 13.35 WIB. Mendapat laporan tersebut, tim Search and Rescue Unit (SRU) Pos SAR Bungo langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 13.55 WIB.
Dengan menempuh jarak sekitar 30,7 kilometer menggunakan kendaraan operasional, tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.55 WIB dan segera melakukan koordinasi bersama unsur gabungan serta masyarakat setempat untuk proses pencarian dan evakuasi korban.
Operasi penyelamatan melibatkan puluhan personel gabungan terdiri dari 10 personel Pos SAR Bungo, 20 personel TNI dan Polres Bungo, 11 personel BPBD serta Damkar, Satpol PP, hingga warga sekitar.
Setelah melakukan pencarian dan penggalian material longsor, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tiga korban yang merupakan satu keluarga.
Korban bernama Suryani (40) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara Revita (4) ditemukan dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Sedangkan Arya (11) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Korban yang selamat langsung mendapatkan perawatan medis, sementara korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Dalam proses evakuasi, tim SAR juga mengerahkan sejumlah peralatan utama seperti Rescue Car, Rescue D-Max, dan Rescue Truck. Teknologi Drone Thermal turut digunakan untuk memantau kondisi area longsor dan memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun.
Selain itu, tim juga menggunakan perlengkapan Jungle SAR dan peralatan medis guna mendukung proses evakuasi di medan yang cukup sulit.
Meski kondisi cuaca saat ini terpantau berawan, Tim SAR Gabungan tetap mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan kembali tinggi guna mengantisipasi potensi longsor susulan. (Rdi)









Discussion about this post