Lamanesia.com – Pembangunan sejumlah ruas jalan tol strategis di Sumatra Selatan terus dikebut. PT Hutama Karya (Persero) bersama Kejaksaan Agung RI, kementerian terkait, serta pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi percepatan pembebasan lahan proyek jalan tol di Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026).
Rapat tersebut membahas percepatan penyelesaian pengadaan lahan untuk sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), di antaranya ruas Palembang–Betung, Betung–Tempino–Jambi, hingga rencana pembangunan ruas Pematang Panggang–Kayu Agung Seksi Akses Mataram Jaya.
Sinergi lintas sektor itu melibatkan Kejaksaan Agung selaku tim pengamanan proyek strategis, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Kementerian PUPR, serta Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan.
Plt Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani mengatakan, koordinasi intensif antarinstansi menjadi faktor penting untuk mempercepat penyelesaian proyek tol yang ditargetkan pemerintah rampung secara bertahap pada akhir 2026.
“Melalui koordinasi yang intensif dan kolaboratif, Hutama Karya berharap proses pembebasan lahan dapat berjalan lebih optimal sehingga pembangunan jalan tol dapat diselesaikan sesuai target,” ujar Hamdani.
Ia menjelaskan, target operasional ruas Palembang–Betung dan Betung–Jambi Seksi 1 ditetapkan pada akhir tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, proses pengadaan lahan diharapkan tuntas pada Juni 2026 agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan maksimal mulai Juli mendatang
Saat ini, progres konstruksi Jalan Tol Palembang–Betung telah mencapai 81,99 persen dengan pembebasan lahan sebesar 87,45 persen. Sementara progres konstruksi ruas Betung–Tempino–Jambi mencapai 46,14 persen dengan progres pembebasan lahan 61,62 persen.
Adapun ruas Pematang Panggang–Kayu Agung Seksi Akses Mataram Jaya masih berada pada tahap pembebasan lahan.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur tersebut, pemerintah dan Hutama Karya berharap konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatra semakin meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara signifikan. (Rdi)













Discussion about this post