Lamanesia.com – Operasi pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan terseret arus Sungai Nalo Tantan, Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin, akhirnya membuahkan hasil. Korban, Zaimah (74), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (6/8/2026) dini hari, sekitar 3 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Korban ditemukan mengambang di aliran sungai setelah tiga hari proses pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR Gabungan bersama masyarakat. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kondisi membahayakan manusia (KMM) yang sebelumnya difokuskan di kawasan Sungai Nalo Tantan.
Usai dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah almarhumah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Sungai Ulak untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan menggelar briefing penutupan operasi. Seluruh unsur Search and Rescue Unit (SRU) yang terlibat resmi dikembalikan ke instansi masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Bungo, BPBD Merangin, Polres Merangin, Polsek Bangko, Batalyon Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, SAR MTA, Damkar, Senkom Mitra Polri, perangkat kecamatan, perangkat desa, hingga masyarakat setempat yang selama proses pencarian bahu-membahu menyisir aliran sungai.
Selama tiga hari operasi, tim mengerahkan berbagai peralatan pendukung, mulai dari Rescue Car Double Cabin, empat unit perahu karet (LCR), perlengkapan water rescue, peralatan medis, evakuasi, hingga perangkat komunikasi. Meski cuaca didominasi kondisi berawan, proses pencarian tetap berlangsung maksimal hingga korban berhasil ditemukan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR, instansi terkait, relawan, serta masyarakat yang telah bekerja sama tanpa kenal lelah dalam upaya pencarian hingga proses evakuasi korban. (*)












Discussion about this post