Mengabarkan Nusantara
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mengabarkan Nusantara
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Kode Etik
  • Lamanesia
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Sidebar
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Home Nasional

Pengamat ingatkan Risiko Bunga Utang Tembus Rp 600 Triliun bagi APBN 2026

by Admin
09/02/2026
in Nasional
Ilustrasi utang. (Dok: Istimewa)

Ilustrasi utang. (Dok: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS
Views: 289

Lamanesia.com – Pengamat ekonomi Dr. Noviardi Ferzi menilai lonjakan beban bunga dan cicilan utang pada APBN 2026 menjadi sinyal peringatan serius bagi ketahanan fiskal Indonesia.

Artikelterkait

No Content Available

Ia menyebut, meningkatnya kewajiban pembayaran utang berpotensi memangkas ruang belanja produktif pemerintah.

Merujuk laporan International Debt Report 2025 Bank Dunia, Noviardi menjelaskan bahwa total utang negara berkembang telah mencapai US$8,9 triliun pada 2024, dengan pembayaran bunga global menembus rekor US$415,4 miliar. Tekanan ini ikut dirasakan Indonesia.

“Pada 2026 pemerintah kembali menerbitkan utang baru sekitar Rp833 triliun, sementara beban pembayaran pokok dan bunga mendekati Rp600 triliun. Ini melonjak tajam dibanding 2020 yang masih sekitar Rp338 triliun. Artinya, hampir seperempat belanja negara terserap hanya untuk kewajiban utang,” kata Noviardi, Minggu, 8 Februari 2026.

Ia menambahkan, hingga akhir 2025 total utang nasional (pemerintah, Bank Indonesia, dan swasta) telah mencapai sekitar Rp9.138 triliun, dengan utang luar negeri pemerintah berada di kisaran US$210 miliar atau setara Rp3.300–3.400 triliun.

Menurut Noviardi, meskipun rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dijaga di bawah 40 persen, indikator debt service ratio kini berada di level 39,9 persen, mendekati batas kewaspadaan fiskal.

“Secara regulasi memang masih aman, tapi secara substansi APBN sudah masuk fase lampu kuning. Jika tren ini berlanjut, belanja strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan penguatan UMKM bisa semakin terdesak,” tegasnya.

Noviardi juga mengapresiasi langkah pemerintah yang memperbesar porsi pembiayaan dalam negeri melalui Surat Berharga Negara (SBN) serta memperluas investor ritel lewat ORI, SBR, dan sukuk. Namun, menurutnya pendekatan tersebut perlu dibarengi terobosan pembiayaan non-utang.

Selain itu ia mendorong percepatan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), optimalisasi sovereign wealth fund Danantara, pemanfaatan dana sosial keagamaan seperti zakat dan wakaf produktif, serta pengembangan bursa karbon sebagai sumber devisa baru.

“Indonesia punya kekuatan pasar domestik dan kekayaan alam yang besar. Kalau dikelola serius, kita bisa mengurangi ketergantungan pada utang dan memperluas ruang fiskal,” ujarnya.

Terakhir ia juga menekankan pentingnya reformasi penerimaan negara, terutama pajak, agar struktur APBN lebih sehat dan berkelanjutan.

“Utang masih diperlukan, tapi harus semakin selektif dan benar-benar produktif. Target besarnya adalah kemandirian fiskal, supaya APBN tidak terus terbebani warisan utang masa lalu, melainkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (pin)

Tags: #APBN2026#utangbunga

Related Posts

No Content Available
Next Post
Dok: Auto2000

Saat Kopi Jadi Strategi: Cara Auto2000 Menarik Lebih Banyak Konsumen ke Dealer

Kadis Kominfo Ahmad Khoiruddin AS, mengusulkan sebanyak 46 desa blank spot yang masih ada di Kabupaten Merangin, ke Kementrian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta. (Dok: Diskominfo Meangin)

Bupati Usulkan Daerah Blank Spot ke Kementerian Komdigi

Wabup Junaidi H. Mahir dan Sekda Budhi Hartono Hadiri Rakor Inflasi Serta Evaluasi Program 3 Juta Rumah Secara Virtual. (Dok: Diskominfo Muaro Jambi)

Wabup Junaidi H. Mahir dan Sekda Budhi Hartono Hadiri Rakor Inflasi Serta Evaluasi Program 3 Juta Rumah Secara Virtual

Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam Konferensi Pers yang diselenggarakan di Bursa Efek Indonesia, Senin, bersama jajaran OJK dan Direksi Self-Regulatory Organization (SRO). (Dok: OJK)

OJK, BEI, dan KSEI Percepat Reformasi Integritas Pasar Modal dan Tindakan Lanjut Masukan MSCI

Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat meninjau lokasi kebakaran asrama Ponpes Al Baqiyatus Shalihat di Tungkal Ilir sekaligus menyerahkan bantuan bagi santri dan keluarga guru terdampak. (Dok: Istimewa)

Bupati Anwar Sadat Tinjau Kebakaran Ponpes di Tungkal Ilir, Serahkan Bantuan untuk Santri dan Guru Terdampak

Discussion about this post

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

TERPOPULER

  • Ini Dia 10 Situs Banyak Dikunjungi Netizen, Dua Diantaranya Situs Porno!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Pembacokan Gara-gara Turnamen Futsal Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemilik Lemang Simpang Kota Baru Meninggal Gantung Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Pengguna Narkoba Ditangkap di Base Camp

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustadz Abdul Somad Akan Nikahi Gadis 19 Tahun Bulan Mei Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Innalilahi, Anak Bungsu Walikota Jambi Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Jambi, Minta Bawaslu RI Ambil Alih Kasus Dugaan Kecurangan Pilgub Jambi 2020

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Orangtua Kesulitan Bayar Biaya Pengobatan Anaknya yang Menjadi Korban Pembacokan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Debt Collector Gelapkan Mobil Nasabah, Polisi Telusuri Keterlibatan Leasing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temukan 7 Paket Sabu Siap Jual, Ardiansyah Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Mengabarkan Nusantara

©2026 Lamanesia -- Jalan Kana III, No 16, RT 09, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Developed by Ara.

Media sosial

No Result
View All Result