Lamanesia.com – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tubuh Kepolisian terus dilakukan. Salah satunya melalui pembekalan strategi komunikasi humanis kepada personel lalu lintas. Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jambi, AKBP Dr. Novrizal, S.Sos., M.H., memberikan materi krusial kepada peserta Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbang Pers) Fungsi Lantas yang tengah melaksanakan tugas belajar di SPN Jambi.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada implementasi program unggulan “Polantas Menyapa”, sebagai pendekatan pelayanan yang mengedepankan komunikasi interpersonal dan kehadiran Polantas yang humanis di tengah masyarakat.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.Ik., M.Si. membenarkan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembekalan ini dirancang untuk membentuk personel yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik saat bertugas di lapangan.
Kasubdit Kamsel menegaskan bahwa Dikbang Pers bukan sekadar peningkatan kemampuan teknis, melainkan sarana strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia Polantas. Dalam pemaparannya, AKBP Dr. Novrizal membedah konsep “Polantas Menyapa” sebagai instrumen penting untuk menjembatani hubungan antara Polantas dan masyarakat, baik yang terorganisir maupun nonterorganisir.
“Peserta Dikbang Pers harus menjadi agent of change. Polantas Menyapa bukan hanya soal mengucapkan salam, tetapi bagaimana kehadiran Polantas di tengah masyarakat mampu memberikan rasa aman, ketenangan, serta solusi atas permasalahan lalu lintas,” tegasnya.
Dalam sesi tersebut, peserta dibekali sejumlah poin strategis, mulai dari bahasa tubuh dan gestur yang terbuka, teknik komunikasi persuasif dalam memberikan edukasi lalu lintas, hingga kemampuan problem solving dengan menggali langsung kendala yang dihadapi pengguna jalan.
Melalui pembekalan ini, diharapkan lulusan Dikbang Pers Fungsi Lantas mampu mengimbangi penegakan hukum dengan pelayanan yang humanis, sejalan dengan visi Polri Presisi. Kegiatan ditutup dengan simulasi langsung, di mana para peserta mempraktikkan teknik menyapa dan berinteraksi dengan berbagai karakter pengguna jalan di bawah pengawasan langsung Kasubdit Kamsel.













Discussion about this post