Lamanesia.com – Minat masyarakat terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi terus menunjukkan tren positif. Program pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung penguatan sektor ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
Meski sebelumnya sempat menghadapi gangguan layanan akibat serangan siber, operasional penyaluran KUR Bank Jambi kini kembali berjalan normal. Masyarakat tetap dapat mengakses fasilitas pembiayaan untuk mengembangkan usaha produktif di berbagai sektor.
Pemimpin Divisi Kredit Produktif Bank Jambi, Ade Yuliawan, mengatakan hingga 19 Juni 2026 jumlah debitur KUR telah mencapai 758 orang. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah hingga akhir bulan.
“Hingga 19 Juni jumlah debitur KUR Bank Jambi sudah mencapai 758 orang. Kami optimistis pada akhir Juni jumlahnya dapat menembus 800 debitur,” ujar Ade Yuliawan saat ditemui di Gedung Mahligai 9 Jambi.
Menurut Ade, penyaluran KUR difokuskan untuk memperkuat sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Program ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas lapangan kerja, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bank Jambi menyalurkan pembiayaan KUR ke berbagai klaster usaha, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan, hingga industri pengolahan, perdagangan, jasa, pariwisata, konstruksi, transportasi, pergudangan, dan ekonomi kreatif.
Pada sektor pertanian, pembiayaan KUR banyak dimanfaatkan untuk pengembangan usaha tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, serta peternakan yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
Sementara itu, sektor perdagangan dan jasa juga menjadi sasaran utama pembiayaan, meliputi usaha toko kelontong, warung sembako, pedagang pasar, bengkel, jasa laundry, hingga salon kecantikan yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.
Bank Jambi juga memberikan perhatian khusus terhadap pelaku ekonomi kreatif. Pembiayaan disalurkan kepada usaha di bidang desain grafis, fotografi, produksi konten digital, serta kerajinan kreatif yang kini terus berkembang seiring meningkatnya ekonomi berbasis inovasi.
Ade berharap peningkatan jumlah debitur KUR mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan UMKM di Jambi. Selain memperkuat permodalan usaha, program ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor ekonomi produktif. (pin)













Discussion about this post