Lamanesia.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi, sebagai bagian dari strategi memperkuat kualitas pembangunan infrastruktur daerah. Penegasan ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Muzakir, M.Si., MM, usai kontingen Jambi meraih dua prestasi pada Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi (KTKK) se-Sumbagsel 2025.
KTKK 2025 yang digelar Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang pada 18–19 November 2025 di Universitas IBA Palembang menjadi ajang uji kualitas tenaga konstruksi dari lima provinsi. Para peserta diuji dalam berbagai aspek, mulai dari keterampilan teknis, inovasi, ketepatan kerja, hingga pemahaman terhadap standar keselamatan konstruksi.
Pada ajang tersebut, kontingen Jambi yang dibina Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Jambi berhasil membawa pulang dua penghargaan: Juara 2 kategori Pembangunan Rumah Mini dan Juara 2 kategori Building Information Modeling (BIM).
Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, Muzakir, menyampaikan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan SDM konstruksi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan SDM konstruksi Jambi berjalan baik. Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kompetensi, terutama pada pemanfaatan teknologi seperti BIM,” tegas Muzakir.
Ia menjelaskan bahwa partisipasi dalam kompetisi seperti KTKK tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter tenaga konstruksi yang profesional, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Selain meningkatkan kompetensi, kegiatan ini juga memperluas jejaring antar tenaga konstruksi se-Sumbagsel, yang tentu bermanfaat bagi pertukaran ilmu dan pengalaman,” tambahnya.
Kepala Bidang Bina Konstruksi PUPR Provinsi Jambi, Agung Yuwanda, ST, M.Si, menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi pembinaan, pelatihan, dan sertifikasi yang dilakukan pihaknya selama ini.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa tenaga konstruksi Jambi mampu bersaing dengan daerah lain. Kami terus memperkuat kualitas mereka melalui pelatihan, sertifikasi, hingga pendampingan teknis,” ungkap Agung.
Ia juga menekankan bahwa penguasaan teknologi seperti BIM kini menjadi kebutuhan mutlak di dunia konstruksi modern.
“BIM bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kami akan memperluas pelatihan agar semakin banyak tenaga konstruksi memahami standar dan teknologi terbaru,” ujarnya.
KTKK 2025 memperlombakan berbagai kategori, mulai dari tukang ubin, tukang cat, pemasangan baja ringan, tukang bata, pelaksana lapangan, hingga kategori K3 konstruksi. Dua kategori inovasi—Pembangunan Rumah Mini dan BIM—menjadi sorotan utama, sekaligus menjadi bidang yang berhasil ditaklukkan kontingen Jambi.
Prestasi kontingen Jambi juga turut didukung oleh PT Kulit Batu Indonesia sebagai mitra resmi Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Jambi. (Rdi)













Discussion about this post