Lamanesia.com – Menjelang pelaksanaan Madrasah Kader dan Pelantikan Pengurus ISNU se-Provinsi Jambi, Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jambi menggelar ziarah makam almarhum Prof. Lias Hasibuan bin Baginda Manahan Hasibuan pada Jumat (28/11/2025) di kawasan Kampung Bugis, dekat Rumah Sakit Jiwa Jambi.
Ziarah tersebut menjadi momen penuh haru sekaligus penghormatan atas dedikasi almarhum yang wafat pada 1 Oktober 2022. Tiga tahun telah berlalu, namun jejak perjuangan Prof. Lias tetap lekat di hati keluarga besar ISNU Jambi. Selama dua periode kepemimpinannya (2013–2018 dan 2018–2023), almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras, visioner, serta tak kenal lelah memperjuangkan kemajuan intelektual Nahdliyin di Jambi.
Bahkan, satu pekan sebelum wafat, almarhum masih sempat memimpin penandatanganan MoU ISNU Jambi dengan Lembaga Adat Jambi—sebuah bukti komitmennya yang tak pernah padam hingga akhir hayat. Di antara warisan terbesar almarhum adalah peran pentingnya dalam memprakarsai lahirnya ITS-NU Jambi, yang kini dipimpin oleh Prof. Bahrul Ulum sebagai rektor.
“Beliau telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk ISNU. Ziarah ini adalah bentuk penghargaan sekaligus doa agar semua amal bakti beliau mendapat balasan terbaik di sisi Allah,” ujar Ketua PW ISNU Jambi, Prof. Dr. Elita Rahmi, SH., M.Hum, yang turut memimpin doa dan yasinan bersama.
Turut hadir Sekretaris PW ISNU Jambi, Shb Arfan M.Soc., SC., Ph.D., dan M. Rafii, serta perwakilan ITS-NU Jambi, Shb Ali dan Zainul Asror.
Ziarah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sebelum dimulainya Madrasah Kader ISNU yang akan berlangsung pada 28–29 November 2025 di Hotel UIN Telanaipura (Sutha Inn). Sesuai ketentuan yang berlaku sejak era Prof. Kamaruddin, Madrasah Kader wajib diikuti sebelum seseorang resmi dilantik sebagai pengurus ISNU.
PW ISNU Jambi menegaskan bahwa ziarah bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga ruang renungan spiritual—perjumpaan manusia dengan nilai-nilai keteladanan, pengabdian, dan ketulusan.
“Semoga almarhum memperoleh husnul khatimah. Perjuangan beliau akan terus menjadi inspirasi bagi generasi ISNU yang melanjutkan amanah besar ini,” ujar Prof. Elita. (mat)









Discussion about this post