Lamanesia.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko memberikan Remisi Khusus Idul Fitri 1447 Hijriah kepada 295 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Sabtu (21/3/2026) malam.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid At-Taubah Lapas Bangko tersebut diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang diikuti oleh petugas dan seluruh WBP Muslim. Sholat dipimpin oleh Imam sekaligus khotib Ustadz Muhammad Riki, yang dalam khutbahnya mengajak jamaah menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.
Usai pelaksanaan ibadah, Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, secara simbolis menyerahkan remisi kepada para narapidana. Dari total 295 penerima, sebanyak 82 orang memperoleh remisi 15 hari, 190 orang menerima remisi satu bulan, 17 orang mendapatkan remisi satu bulan 15 hari, serta 6 orang menerima remisi dua bulan.
Heri menegaskan, pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pidana.
“Remisi ini adalah hak bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. Kami berharap ini menjadi motivasi agar mereka terus berperilaku baik dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain pemberian remisi, pihak lapas juga memberikan bingkisan kepada warga binaan sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di momen hari raya.
Pada kesempatan yang sama, Lapas Bangko turut membuka layanan kunjungan lebaran bagi keluarga WBP. Pada hari pertama, tercatat 102 warga binaan menerima kunjungan dari total 419 penghuni lapas, terdiri dari 95 WBP laki-laki dan 7 perempuan.
Jumlah pengunjung mencapai 341 orang, dengan rincian 72 laki-laki, 154 perempuan, dan 115 anak-anak. Seluruh rangkaian kunjungan berlangsung tertib dengan pengawasan ketat dari petugas.
Heri menyebutkan, layanan kunjungan lebaran akan dibuka selama empat hari guna memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi keluarga untuk bersilaturahmi.
“Kami memahami pentingnya momen Idul Fitri bagi warga binaan. Karena itu, layanan kunjungan dibuka selama empat hari dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban,” tambahnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Bangko berharap nilai-nilai Idul Fitri dapat menjadi titik awal bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, mempererat hubungan dengan keluarga, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (mat)













Discussion about this post