Lamanesia.com – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memastikan proses penunjukan maskapai penerbangan haji tahun 2026 segera rampung. Lion Group menjadi satu-satunya pihak yang dinilai siap menangani keberangkatan ribuan jemaah haji asal Jambi.
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, mengungkapkan bahwa penunjukan akan dilakukan melalui mekanisme langsung setelah proses lelang tidak mendapatkan peserta.
“Memang saat lelang tidak ada yang menawar. Namun setelah kami lakukan pendekatan, hanya Lion Group yang siap, baik secara teknis maupun non-teknis,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, kesiapan Lion Group didukung oleh armada yang memadai, mulai dari Lion Air, Batik Air, hingga Super Air Jet. Selain itu, maskapai tersebut dinilai mampu mengantisipasi berbagai risiko dalam operasional penerbangan haji.
Amrulsyah menjelaskan, risiko dalam penerbangan haji cukup besar, termasuk kemungkinan keterlambatan (delay). Maskapai harus siap memberangkatkan jemaah langsung ke Tanah Suci jika terjadi kendala.
“Kalau terjadi delay dari Jambi, maskapai harus siap memberangkatkan jemaah langsung ke Tanah Suci. Ini yang membuat maskapai lain tidak berani mengambil,” katanya.
Sebanyak 3.306 jemaah haji asal Jambi akan diberangkatkan melalui 44 penerbangan pulang-pergi. Setiap jadwal keberangkatan disiapkan tiga pesawat utama dan satu pesawat cadangan untuk memastikan kelancaran operasional.
“Setiap hari ada empat pesawat, tiga berangkat dan satu standby. Ini bagian dari upaya kita memastikan jemaah berangkat tepat waktu,” jelasnya.
Dari sisi anggaran, Pemprov Jambi awalnya mengalokasikan Rp29,5 miliar. Namun, akibat kenaikan harga avtur, penambahan kuota jemaah, serta dinamika global, anggaran meningkat menjadi Rp41 miliar.
Meski sempat mengalami kekurangan, Amrulsyah memastikan kebutuhan anggaran telah terpenuhi melalui kebijakan Gubernur Jambi.
“Alhamdulillah, kekurangan anggaran sudah diambil alih oleh Bapak Gubernur, sehingga seluruh kebutuhan tetap dapat terpenuhi,” tutupnya.
Dengan langkah ini, Pemprov Jambi optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu. (mat)













Discussion about this post