Lamanesia.com – Jambi kembali menegaskan eksistensinya sebagai tuan rumah event olahraga bertaraf internasional. Kejuaraan Biliar Internasional Bola 9 Kapolda Cup Jambi 2026 resmi dibuka di Black Hawk Biliar Jambi, Selasa (5/5/2026), dengan dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi.
Turnamen bergengsi yang diinisiasi Polda Jambi bersama Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Pengprov Jambi ini dibuka langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, didampingi Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution serta jajaran pejabat utama Polda Jambi.
Sebanyak 128 atlet ambil bagian dalam kejuaraan ini, didominasi pebiliar nasional serta puluhan atlet dari Filipina. Mereka akan bersaing memperebutkan total hadiah Rp300 juta serta trofi Kapolda Jambi.
Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat prestasi atlet sekaligus mempererat hubungan antarnegara melalui olahraga. Ia menyebut biliar sebagai olahraga yang menuntut ketenangan, strategi, dan sportivitas tinggi.
“Melalui Kapolda Cup ini, kami ingin melahirkan atlet berprestasi sekaligus menunjukkan bahwa Jambi siap menjadi tuan rumah event internasional yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi mengapresiasi langkah Polda Jambi dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi. Ia menilai kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi atlet lokal untuk meningkatkan jam terbang dengan menghadapi lawan dari luar negeri.
“KONI Jambi siap mendukung penuh pembinaan agar atlet kita mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Ini juga menjadi bagian dari evaluasi menuju PON 2028,” kata Sanusi.
Ia juga menyoroti capaian cabor biliar Jambi di ajang PON sebelumnya, yang sempat meraih emas namun mengalami penurunan menjadi perunggu pada PON Aceh-Sumut. Menurutnya, Kapolda Cup menjadi ajang strategis untuk mengasah teknik dan mental atlet.
Ketua Pengprov POBSI Jambi Hendri Attan mengungkapkan tingginya antusiasme peserta, termasuk kehadiran atlet nasional eks pelatnas serta pemain berperingkat dunia. Hal ini semakin meningkatkan kualitas persaingan dalam turnamen tersebut.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga melahirkan bibit atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama Jambi di kancah nasional maupun internasional. (pin)













Discussion about this post