Lamanesia.com – Bupati Merangin M. Syukur menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan tenaga medis di RSUD Kolonel Abundjani Bangko. Penegasan itu disampaikannya saat memimpin langsung apel pagi di halaman rumah sakit tersebut, Senin (18/05).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Merangin itu sekaligus menjadi bentuk dukungan moril bagi para tenaga BLUD dan PPPK Paruh Waktu yang sebelumnya menyampaikan aspirasi terkait sejumlah persoalan internal rumah sakit.
“Saya sengaja hadir di sini ingin menunjukkan bahwa Bapak dan Ibu semua berjuang tidak sendiri. Saya ada bersama Bapak dan Ibu. Insyaallah tidak akan pernah hilang hak Bapak dan Ibu yang telah berkorban selama ini. Sebagai bupati, saya bertanggung jawab,” tegas M. Syukur di hadapan ratusan pegawai rumah sakit.
Dalam arahannya, M. Syukur mengakui RSUD Kolonel Abundjani menghadapi tantangan besar, terutama tingginya jumlah pegawai yang kini hampir mencapai 800 orang. Jumlah tersebut dinilai menjadi salah satu yang terbesar untuk rumah sakit tipe C di Provinsi Jambi bahkan wilayah Sumatra.
Namun, menurutnya, kondisi itu tidak boleh dipandang sebagai beban. Ia meminta manajemen rumah sakit menjadikan banyaknya sumber daya manusia sebagai kekuatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“SDM yang besar harus menjadi kekuatan untuk memperbaiki pelayanan, bukan menjadi persoalan,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar seluruh persoalan internal diselesaikan secara kekeluargaan tanpa menimbulkan kegaduhan yang dapat mengganggu pelayanan rumah sakit.
Ia memastikan siap menerima berbagai aspirasi pegawai dan menegaskan tidak akan menghindar dari persoalan yang dihadapi tenaga kesehatan.
Dalam kesempatan itu, M. Syukur juga menginstruksikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan administratif maupun hak-hak pegawai yang belum rampung.
Selain fokus pada kesejahteraan tenaga medis, kunjungan tersebut juga untuk memastikan kesiapan fasilitas medis baru di RSUD Kolonel Abundjani, seperti Poli Jantung, alat CT Scan, dan Mammografi.
Dengan tambahan fasilitas modern tersebut, RSUD Kolonel Abundjani kini menjadi salah satu rumah sakit di wilayah barat Jambi yang memiliki layanan penunjang medis cukup lengkap.
Bupati M. Syukur bahkan memangkas target pengembangan layanan kesehatan dari tiga tahun menjadi dua tahun agar masyarakat Merangin tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
“Fasilitas dan alat kita saat ini sudah 80 hingga 90 persen lengkap. Tantangan kita selanjutnya adalah memperbaiki pelayanan. Mari kita bangun energi positif untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (Den)













Discussion about this post