Lamanesia.com – Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, mewakili Gubernur Jambi, Al Haris, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji Kloter BTH 23 di Asrama Haji Antara Jambi.
Senin dini hari (18/5). Di tengah situasi ekonomi dan kenaikan biaya haji secara global, pemerintah daerah memastikan kesiapan fasilitas dan dukungan penuh bagi kenyamanan seluruh jemaah selama beribadah di Tanah Suci.
Sekda Sudirman mengatakan, sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Al Haris dan Wakil Gubernur Abdullah Sani memberikan bantuan penuh untuk biaya transportasi domestik maupun internasional.
Bantuan ini mencakup seluruh biaya perjalanan udara dari Jambi menuju Embarkasi Batam (pulang-pergi) dengan nilai Rp39,5 miliar.
“Langkah strategis ini diambil guna meringankan beban finansial jemaah akibat melonjaknya biaya haji global. Kenaikan biaya tersebut salah satunya dipicu oleh dampak konflik geopolitik antara Iran dan Israel yang memengaruhi skema pembiayaan ibadah haji di seluruh dunia,” katanya.
Mengingat kondisi Kota Makkah yang saat ini sudah sangat padat oleh jutaan umat Muslim dari berbagai belahan dunia, pemerintah menitipkan empat pesan utama yang wajib diperhatikan oleh para jemaah: Pertama Kesehatan dan Keselamatan, jemaah diimbau untuk selalu menjaga kondisi fisik dan tetap waspada. Demi keselamatan, jemaah sangat disarankan untuk selalu berkumpul dan tidak memisahkan diri dari rombongannya. Kedua Fokus Ibadah, jemaah diminta memaksimalkan waktu untuk beribadah di Masjidil Haram (Makkah) dan Masjid Nabawi (Madinah), serta meminimalkan waktu luang yang terbuang di dalam hotel.
Lalu ketiga, Kedisiplinan Shalat Arbain, Jemaah diingatkan untuk menjaga kedisiplinan dan tidak melewatkan ibadah shalat Arbain (shalat jamaah 40 waktu tanpa terputus) selama berada di Madinah. Keempat Skala Prioritas, jemaah disarankan lebih mengutamakan optimalisasi ibadah seoptimal mungkin ketimbang menghabiskan energi untuk berbelanja oleh-oleh. Mengenai akses ke Raudah yang kini diperketat satu kali per jemaah melalui aplikasi, jemaah diharapkan tetap mengoptimalkan kesempatan langka tersebut dengan khusyuk.
Selain memberikan pembekalan teknis, Pemerintah Provinsi Jambi tulus mendoakan agar seluruh jemaah senantiasa dianugerahi kesehatan dan keselamatan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, serta meraih predikat haji yang mabrur dan makbul sesuai ajaran Rasulullah SAW.
“Sebaliknya, pemerintah juga menitipkan amanah kepada jemaah untuk mendoakan jajaran pemerintah provinsi, kabupaten dan kota agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Jemaah juga diminta mendoakan masyarakat Jambi agar selalu berada dalam kondisi yang aman, nyaman, dan sejahtera,” kata Sekda. (Adv/Rdi)













Discussion about this post