Mengabarkan Nusantara
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
No Result
View All Result
Mengabarkan Nusantara
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
Home Opini

Masa Depan Jurnalisme: Antara Idealism dan Hilangnya Regenerasi

by Admin
22/06/2026
in Opini
Rizal Zebua. (Dok: Penulis)

Rizal Zebua. (Dok: Penulis)

0
SHARES
0
VIEWS
Views: 376

OLEH: Rizal Zebua

Artikelterkait

Yamaha DDS Jambi Pererat Sinergi dengan Media, Buka Bersama Jadi Ajang Apresiasi dan Kolaborasi

BPS Jambi Gelar Workshop Literasi Statistik untuk Jurnalis: Dorong Pemberitaan yang Akurat dan Berbasis Data

Bilik Suara di Kelopak Mata, Nafsu Jiwa Membuncah Ketika Harus Memilih dan Dipilih

Dunia jurnalistik hari ini sedang tidak baik-baik saja. Di balik jargon independensi dan fungsi kontrol sosial, profesi ini perlahan bergeser menjadi sekadar bagian dari mesin industri yang lebih sibuk mengejar angka ketimbang kebenaran. Jurnalisme, yang seharusnya menjadi pilar utama demokrasi, kini tampak semakin kehilangan taringnya.

Salah satu akar masalah yang paling nyata adalah persoalan kesejahteraan. Upah jurnalis yang kerap tidak sebanding dengan beban kerja menjadi cerita lama yang terus berulang tanpa solusi nyata. Di banyak perusahaan media, termasuk yang besar sekalipun, profesi jurnalis masih diperlakukan sebagai kerja keras dengan imbal hasil yang sering kali tidak layak.

Namun persoalan terbesar bukan hanya pada gaji. Tekanan kerja yang tinggi, target yang tidak realistis, serta budaya kerja yang serba cepat telah menggeser orientasi utama jurnalistik itu sendiri. Jurnalis tidak lagi diberi ruang cukup untuk bekerja secara mendalam, teliti, dan kritis. Yang diutamakan adalah kecepatan, kuantitas, dan kepentingan yang sering kali tidak murni jurnalistik.

Lebih jauh, fungsi media kini semakin terdistorsi oleh kepentingan bisnis. Banyak perusahaan media tidak lagi berdiri semata sebagai institusi pers, melainkan juga sebagai entitas komersial yang harus mengejar omzet, iklan, dan pemasukan lain. Dalam situasi seperti ini, ruang redaksi perlahan tidak lagi sepenuhnya menentukan arah pemberitaan. Logika bisnis masuk terlalu jauh ke wilayah yang seharusnya steril dari kepentingan non-jurnalistik.

Tidak sedikit jurnalis yang bekerja di lapangan, termasuk di beberapa media di Jambi, mengakui adanya pergeseran tersebut. Mereka menyaksikan bagaimana energi yang seharusnya digunakan untuk peliputan justru tersedot pada pekerjaan tambahan yang berbau komersial, mulai dari mengejar pemasukan hingga urusan-urusan administratif yang tidak ada kaitannya dengan kerja redaksi.

Akibatnya, jurnalis tidak lagi sepenuhnya menjadi jurnalis. Mereka berubah menjadi tenaga serba bisa yang dipaksa menanggung beban ganda: di satu sisi harus memproduksi berita, di sisi lain harus ikut menopang keberlangsungan bisnis perusahaan media. Dalam kondisi seperti ini, sangat sulit berharap kualitas jurnalistik tetap terjaga.

Situasi ini juga berdampak langsung pada regenerasi. Dunia jurnalistik tidak lagi menarik bagi banyak anak muda yang melihat kenyataan di lapangan: kerja tinggi, tekanan besar, tetapi apresiasi minim. Kaderisasi menjadi tersendat, dan profesi ini perlahan kehilangan daya tariknya sebagai ruang pengabdian intelektual dan sosial.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah ketika standar idealisme mulai dianggap sebagai gangguan. Jurnalis yang masih berpegang pada kode etik, independensi, dan prinsip keberimbangan sering kali dicap tidak adaptif, bahkan dianggap tidak loyal. Padahal, dalam logika jurnalistik yang sehat, loyalitas utama seorang jurnalis bukan kepada perusahaan atau kepentingan bisnis, melainkan kepada publik dan kebenaran informasi.

Ketika ukuran loyalitas mulai dibalik, di situlah masalah besar terjadi. Jurnalisme tidak lagi menjadi ruang kritik, tetapi berubah menjadi ruang kompromi. Berita tidak lagi lahir dari proses verifikasi dan kehati-hatian, melainkan dari tekanan target dan kepentingan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka yang perlahan kita saksikan bukan hanya penurunan kualitas media, tetapi juga erosi fungsi jurnalistik itu sendiri. Media berisiko kehilangan legitimasi publik karena tidak lagi dipandang sebagai sumber informasi yang independen dan dapat dipercaya.

Pada titik ini, pertanyaan mendasarnya bukan lagi sekadar bagaimana jurnalis bertahan, tetapi apakah jurnalisme masih diberi ruang untuk menjalankan fungsinya secara utuh, atau sudah sepenuhnya dikalahkan oleh logika industri yang tidak lagi peduli pada kualitas, melainkan hanya pada keberlanjutan bisnis.

*Penulis adalah wartawan aktif di Provinsi Jambi

Tags: #idealis#regenerasijurnalis

Related Posts

Ekonomi

Yamaha DDS Jambi Pererat Sinergi dengan Media, Buka Bersama Jadi Ajang Apresiasi dan Kolaborasi

by Admin
03/03/2026
0

Lamanesia.com – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, Yamaha DDS Jambi menggelar acara buka puasa bersama puluhan jurnalis di Kota Jambi,...

Read more
Statistik Ahli Madya BPS Provinsi Jambi, Nova Mustopa, membuka Workshop Literasi Statistik bagi jurnalis di Kantor BPS Jambi, Senin (24/11/2025). (DOk: Alpin)
Daerah

BPS Jambi Gelar Workshop Literasi Statistik untuk Jurnalis: Dorong Pemberitaan yang Akurat dan Berbasis Data

by Admin
24/11/2025
0

Lamanesia.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi menggelar Workshop Literasi Statistik bagi para jurnalis berbagai media, sebuah upaya memperkuat...

Read more
Opini

Bilik Suara di Kelopak Mata, Nafsu Jiwa Membuncah Ketika Harus Memilih dan Dipilih

by Admin
06/10/2020
0

Oleh: Datut RakashJambi - Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 memang memiliki magnet besar bagi sebagian besar orang, terlebih...

Read more
Next Post
Ketua LAM Provinsi Jambi Hasan Basri Agus (HBA). (Dok: Rahmat)

Ketua LAM Jambi HBA Serukan Perang Melawan Hoaks, Ajak Masyarakat Dukung Polri Jaga Kondusivitas Daerah

Ilustrasi polisi diserang (Dok: Microsoft Copilot/Baso Marewa)

Polisi Diserang OTK Bersenjata Samurai Saat Atur Lalu Lintas di Pasar Angso Duo, Pelaku Kabur Naik Ojek

Anggota Kelompok Sentra Pembibitan Patin Sejahtera (SEPATA) Desa Lopak Alai mengikuti studi banding ke BPBAT Sungai Gelam, Muaro Jambi. (Dok: Rudi)

Desa Lopak Alai Menuju Sentra Pembibitan Patin Unggulan, Pertamina Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga

Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor didampingi Gubernur Jambi Al Haris dan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar meninjau stan peserta Bhayangkara Presisi Job Fair & Bazar UMKM di Lippo Mall Plaza Jambi, Senin (22/6/2026). (Dok: Humas Polda Jambi)

Polda Jambi Buka 1.000 Lowongan Kerja, Job Fair Bhayangkara Presisi Jadi Magnet Pencari Kerja dan Pelaku UMKM

OJK (Dok: Redaksi)

OJK Jambi Ungkap 255 Entitas Keuangan Ilegal Ditutup, Masyarakat Diminta Waspadai Investasi Kripto Bodong dan Modus Penipuan Digital

Discussion about this post

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

TERPOPULER

  • Ini Dia 10 Situs Banyak Dikunjungi Netizen, Dua Diantaranya Situs Porno!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Pembacokan Gara-gara Turnamen Futsal Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemilik Lemang Simpang Kota Baru Meninggal Gantung Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Pengguna Narkoba Ditangkap di Base Camp

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustadz Abdul Somad Akan Nikahi Gadis 19 Tahun Bulan Mei Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Innalilahi, Anak Bungsu Walikota Jambi Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Jambi, Minta Bawaslu RI Ambil Alih Kasus Dugaan Kecurangan Pilgub Jambi 2020

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Orangtua Kesulitan Bayar Biaya Pengobatan Anaknya yang Menjadi Korban Pembacokan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Debt Collector Gelapkan Mobil Nasabah, Polisi Telusuri Keterlibatan Leasing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Temukan 7 Paket Sabu Siap Jual, Ardiansyah Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Mengabarkan Nusantara

©2026 Lamanesia -- Jalan Kana III, No 16, RT 09, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Developed by Ara.

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

Media sosial

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN