Lamanesia.com – Proses pembebasan lahan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya pada ruas Betung–Tempino–Jambi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama PT Hutama Karya (Persero) memperkuat sinergi melalui rapat koordinasi guna mempercepat penyelesaian pengadaan tanah dan menjaga target pembangunan tetap berjalan sesuai jadwal.
Rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Rumah Dinas Wakil Bupati Musi Banyuasin itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husein. Pertemuan juga dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Banyuasin Rosidi, Kepala Bidang Penagihan dan Pembukuan BP2RD Diki Meiriando, Fungsional Perencanaan Muda Bappeda Tri Mulyadi, serta jajaran PT Hutama Karya.
Dari pihak Hutama Karya hadir Project Director Ruas Betung–Tempino–Jambi Seksi 1 M. Razi, Project Director Seksi 2A Ahmadi, dan Project Director Seksi 2B Khrisna Aditya Yudha.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan bersama Kantor Staf Presiden (KSP) terkait berbagai kendala pengadaan lahan yang masih dihadapi dalam pembangunan jalan tol yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dalam pertemuan itu, seluruh peserta membahas secara rinci hambatan yang terjadi pada setiap seksi pekerjaan, mulai dari persoalan administrasi hingga proses verifikasi lahan. Berbagai langkah percepatan pun disusun agar proses konstruksi tidak mengalami keterlambatan.
Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husein, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, Pemkab Muba akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, termasuk menjadwalkan kunjungan lapangan guna memastikan seluruh proses berjalan optimal.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mendukung penuh Proyek Strategis Nasional, termasuk Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi, dan siap mencarikan solusi atas berbagai permasalahan di lapangan, khususnya terkait pengadaan tanah. Monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan agar percepatan pembangunan dapat terwujud,” ujarnya.
Sementara itu, PT Hutama Karya mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan Hutama Karya menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembebasan lahan sekaligus menjaga progres pembangunan.
“Kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan Hutama Karya menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan, khususnya terkait pengadaan lahan. Kami optimistis, dengan sinergi yang terus terjalin, proses pengadaan lahan dan konstruksi dapat berjalan lebih optimal sehingga manfaat jalan tol ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi merupakan salah satu ruas penting dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera bagian selatan, termasuk Provinsi Jambi. (Rdi)












Discussion about this post