Lamanesia.com – Masyarakat Provinsi Jambi diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca pada Senin (1/6/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca, sebagian wilayah barat Jambi berpotensi mengalami udara kabur, sementara wilayah tengah hingga timur umumnya berada dalam kondisi berawan sepanjang hari.
Suhu udara di Provinsi Jambi hari ini berkisar antara 17 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 60 hingga 99 persen. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi jarak pandang, khususnya di daerah yang mengalami udara kabur pada pagi dan malam hari.
Wilayah barat Jambi yang meliputi Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh diprakirakan mengalami udara kabur. Kabupaten Kerinci mencatat suhu antara 17 hingga 25 derajat Celsius dengan kelembapan 61 hingga 99 persen. Sementara Kota Sungai Penuh memiliki suhu 18 hingga 25 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 67 hingga 99 persen.
Di wilayah tengah, kondisi cuaca umumnya berawan hingga udara kabur. Kabupaten Merangin diprakirakan mengalami udara kabur dengan suhu 23 hingga 31 derajat Celsius. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Kabupaten Sarolangun dengan suhu 25 hingga 30 derajat Celsius. Sementara Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo didominasi cuaca berawan dengan suhu berkisar 25 hingga 31 derajat Celsius.
Untuk wilayah timur Jambi, cuaca berawan diprakirakan berlangsung sepanjang hari. Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi mencatat suhu tertinggi mencapai 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan lebih dari 90 persen. Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Sementara itu, Kota Jambi diprakirakan berawan dengan suhu berkisar 26 hingga 32 derajat Celsius dan kelembapan antara 60 hingga 92 persen. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan tetap menjaga kondisi tubuh, memperhatikan perubahan cuaca, serta berhati-hati saat berkendara di wilayah yang mengalami penurunan jarak pandang akibat udara kabur.
Secara umum, cuaca di Provinsi Jambi hari ini relatif kondusif untuk berbagai aktivitas. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan pegunungan dan wilayah yang berpotensi mengalami kabut atau udara kabur. (mat)










Discussion about this post