Lamanesia.com – Komandan Korem (Danrem) Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin memimpin langsung acara penyambutan personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya yang telah menyelesaikan tugas pengamanan perbatasan di Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Kamis (4/6/2026).
Acara penyambutan turut dihadiri Asops Kasdam II/Sriwijaya, Danlantamal Palembang, Kapolresta Palembang, pejabat utama Korem 042/Gapu, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kedatangan prajurit Yonif 142/Ksatria Jaya disambut penuh kebanggaan dan rasa syukur setelah berhasil menuntaskan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Mobile dengan berbagai capaian positif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Dalam amanatnya, Danrem 042/Gapu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit atas keberhasilan melaksanakan tugas negara dengan penuh dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan profesionalisme dan loyalitas prajurit TNI Angkatan Darat, tidak hanya dalam aspek pengamanan wilayah, tetapi juga dalam pembinaan teritorial dan komunikasi sosial yang baik dengan masyarakat di daerah penugasan.
“Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari tugas pengamanan, tetapi juga dari keberhasilan membangun komunikasi sosial, membantu masyarakat, serta menciptakan hubungan harmonis di daerah penugasan,” ujarnya.
Danrem juga mengajak seluruh prajurit untuk selalu bersyukur karena seluruh kekuatan yang berangkat dalam penugasan, yakni 450 personel, kembali dalam keadaan lengkap.
“Sebanyak 450 prajurit berangkat dan 450 prajurit kembali dengan lengkap. Ini adalah anugerah yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin tinggi, kepemimpinan yang baik, serta kepatuhan terhadap prosedur operasi selama penugasan di lapangan.
Meski tugas telah selesai, Danrem mengingatkan agar seluruh personel tetap menjaga kedisiplinan dan faktor keamanan selama perjalanan menuju homebase di Provinsi Jambi.
“Jangan sampai keberhasilan selama penugasan ternoda oleh kelalaian pada tahap akhir perjalanan,” tegasnya.
Acara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga. Kepulangan 450 prajurit dalam keadaan lengkap menjadi simbol keberhasilan tugas negara sekaligus wujud nyata pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI serta membantu masyarakat di wilayah penugasan.
Keberhasilan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit TNI untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. (Rdi)












Discussion about this post