Lamanesia.com – Komandan Korem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Yamin, menegaskan komitmennya dalam membangun institusi TNI yang transparan, terbuka, dan responsif terhadap kritik maupun masukan dari masyarakat serta insan pers.
Hal itu disampaikan Brigjen TNI Yamin saat menanggapi pentingnya keterbukaan informasi dan pengawasan publik terhadap perilaku personel TNI di lapangan, Kamis (7/5/2026).
Menurut Danrem, TNI tidak akan menutup-nutupi apabila terdapat oknum anggota yang terbukti melakukan pelanggaran. Namun demikian, setiap proses penindakan tetap dilakukan sesuai aturan hukum dan mekanisme internal yang berlaku di lingkungan militer.
“Kita sangat terbuka dan siap menerima masukan. Jika ada anggota yang bersalah, pasti ada tindak lanjutnya. Tentunya melalui proses yang berlaku karena kita memiliki aturan. Kita akan tegakkan aturan itu dan tidak ada yang kita tutupi,” tegas Brigjen TNI Yamin.
Ia menilai, informasi dari masyarakat maupun media memiliki peran penting sebagai fungsi kontrol sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas personel di internal TNI.
Brigjen Yamin juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan media harus terus diperkuat demi menjaga kepercayaan publik serta memastikan institusi tetap berjalan dalam koridor pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kalau ada yang bersalah, kita tegakkan aturan. Kita perlu informasi itu agar bisa melakukan perbaikan ke dalam,” tambahnya.
Selain menyoroti pentingnya transparansi personel, Danrem sebelumnya juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Sarolangun, Merangin, hingga Kerinci yang dinilai membutuhkan pemeliharaan dan perhatian bersama.
Melalui sikap terbuka tersebut, Brigjen TNI Yamin berharap hubungan TNI dengan masyarakat semakin harmonis, kuat, dan dilandasi rasa saling percaya demi mendukung kemajuan Provinsi Jambi. (mat)













Discussion about this post