Lamanesia.com – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), menegaskan komitmennya dalam melayani masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pelaksanaan 1.010 kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sepanjang tahun 2025. Program tersebut dilaksanakan di 98 unit operasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pelaksanaan CSR Elnusa Petrofin terintegrasi dalam lima pilar utama Program Petrofin Peduli, yakni Petrofin Tanggap, Petrofin Pintar, Petrofin Sehat, Petrofin Resik, dan Petrofin Aman. Seluruh kegiatan dirancang selaras dengan lini bisnis perusahaan yang meliputi Transportasi, Integrated Terminal & Retail Operation (ITRO), Fuel Petrochemical Service Operation (FPSO), serta Chemical.
Sepanjang tahun 2025, total penerima manfaat program CSR Elnusa Petrofin tercatat mencapai 52.513 jiwa. Sasaran utama program menyentuh masyarakat Ring 1 perusahaan, kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, masyarakat prasejahtera, hingga warga yang terdampak bencana.
Manager Corporate Communication & Relations Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, mengungkapkan bahwa jumlah kegiatan CSR perusahaan mengalami peningkatan sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut seiring bertambahnya unit operasi yang dikelola serta optimalisasi kegiatan di lokasi operasional yang sudah berjalan.
“Pelaksanaan CSR kami berlandaskan semangat employee volunteering. Selain mempererat hubungan dengan pemangku kepentingan lokal, program ini juga menanamkan DNA kepedulian sosial dalam budaya kerja perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus hadir melayani sepenuh hati demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan lingkungan yang inklusif,” ujar Putiarsa.
Menurutnya, bentuk kegiatan CSR disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta potensi kearifan lokal di masing-masing wilayah operasi. Pada aspek lingkungan, Elnusa Petrofin secara konsisten memperkuat komitmen Zero Waste melalui pengembangan Program CSR Appostraps, sebuah inisiatif pengelolaan limbah berbasis prinsip cradle-to-grave.
Pendekatan tersebut memastikan pengelolaan limbah tidak berhenti pada tahap pembuangan, melainkan menjadi bagian dari siklus hidup produk perusahaan, mulai dari perencanaan, pemanfaatan kembali, hingga pengolahan akhir yang bertanggung jawab. Program ini telah diterapkan di tiga wilayah operasional dan mampu memberikan nilai guna baru pada limbah operasional sekaligus menekan dampak lingkungan.
“Selain itu, perusahaan juga rutin melaksanakan penanaman pohon sebagai kontribusi terhadap target Net Zero Emission, serta mendorong pengembangan UMKM lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” kata Putiarsa.
Di sektor kesehatan dan pendidikan, Elnusa Petrofin menghadirkan berbagai program seperti Posyandu Home Care serta kegiatan edukasi masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan secara berkelanjutan. (mat)









Discussion about this post