Lamanesia.com – Share Results atau SR alias bagi hasil merupakan aplikasi investasi bodong yang berhasil menipu banyak orang bahkan sudah lebih dari 1 juta orang.
Akibat iming-iming yang menggiurkan. Tak sedikit, member yang bergabung sampai menjual dan menggadai barang berharga mereka seperti sertifikat rumah, kendaraan hingga emas bersuku-suku.
Awalnya, aplikasi yang booming sejak akhir Desember 2020 ini berjalan dengan aman. Member bisa menarik uang tiap minggu dengan cara withdraw.
Namun, berjalannya waktu saat member sudah mulai banyak dan pundi-pundi uang sudah terkumpul. Aplikasi ini mulai mengulur waktu penarikan member.
Dimana awal mulanya penarikan setiap Senin diubah menjadi dua hari Sabtu dan Minggu dengan dalih anggota yang mulai banyak sehingga perusahaan tidak bisa memfasilitasi seluruhnya dalam kurun waktu sehari.
“Saat ini jumlah pegawai SR telah mencapai 980.000. Perusahaan SR akan menandatangani perjanjian kerjasama strategis jangka panjang dengan industri perbankan sesuai dengan persyaratan strategi nasional dan departemen terkait, serta membuka jalur pembayaran khusus bagi anggota SR untuk memfasilitasi penggunaan setiap anggota SR VIP. Penarikan lebih cepat dan lebih aman, dan memutuskan untuk memulai penarikan gaji dua hari untuk semua karyawan. Waktu ditetapkan setiap Sabtu dan Minggu (dua hari). (Dua hari pada akhir pekan) Pastikan setiap orang memiliki cukup waktu untuk menarik gaji mereka. Mohon tahu!
Waktu penarikan:
Waktu penarikan keanggotaan VIP: 12-22 jam setiap Sabtu dan Minggu (dua hari)
Waktu magang: 12-22 jam dari Senin hingga Minggu Waktu pengisian:
24 jam. Setiap agen memberi tahu anggota bawahan Anda; ajukan permohonan penarikan dana 2 hari,” ujar Alice, CEO SR via chat Telegram. Minggu (7/2/2021) malam secara tiba-tiba.
Padahal, Senin pagi merupakan hari yang sangat ditunggu member untuk penarikan uang. Namun, harus tertunda menunggu beberapa hari kedepan.
Dalam senggang waktu tersebut, member tetap dituntut harus mencari member sebanyak-banyaknya untuk Top Up dan dianjurkan untuk merekrut level yang tinggi agar bonus dilipat gandakan.
Hari Jum’at malam (12/2/2021) sebelum hari esok penarikan tiba, CEO kembali mengabarkan bahwa belum bisa melakukan penarikan kembali dikarenakan Cindy, kepala keuangan cabang Indonesia, sayangnya telah terjangkit virus corona dan saat ini dalam isolasi rumah sakit, semua staf departemen keuangan akan menghentikan sementara pekerjaan selama 2 hari dan bekerja sama dengan pejabat pemerintah untuk melakukan tes virus corona. Pada saat yang sama, SR akan memobilisasi departemen keuangan baru (Maria) untuk menjabat pada hari Senin, dan penarikan akan ditunda hingga Sabtu dan Minggu.
“Waktu penarikan diatur dari 1 hingga 5 per minggu (5 hari per minggu). Maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada anggota keluarga SR!” sebut Alice.
Indikasi penipuan ini mulai terendus, sebab sengaja mengulur waktu penarikan. Namun, perekrutan tetap harus diprioritaskan.
Kemudian, Minggu malam (14/2/2021) CEO SR kembali memberitahukan bahwa Sejak Cindy, direktur keuangan cabang Indonesia, sayangnya tertular virus COVID-19 kemarin dan saat ini berada di bawah karantina di rumah sakit, semua personel SR aktif bekerja sama dengan pemerintah untuk melakukan pengujian virus Corona.
“Saat ini, lima personel SR dinyatakan positif. Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan pemberitahuan yang menyatakan bahwa 6.322 pegawai SR telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi virus tersebut. Sesuai standar Kementerian Kesehatan, SR dari 6.322 pegawai akan dikarantina dan dipantau selama 14 hari. Pada saat yang sama, platform berbagi hasil akan ditangguhkan selama 14 hari hingga akhir pengamatan isolasi. Setelah itu, platform bagi hasil akan segera dibuka. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada keluarga SR!” kata Alice.
Kemudian, admin langsung menutup percakapan dalam grup resmi SR Telegram. Setelah beberapa menit, saat di cek tiba-tiba seluruh admin telah keluar dari grup secara diam diam. Tak hanya itu, admin juga menghapus akunnya untuk menghilangkan jejak.
Berbeda dengan akun Alice, CEO SR akunnya masih aktif namun saat member mengechat pribadi tidak yang di gubris. Setelah beberapa jam, akun Alice juga ikut menghilang tanpa jejak.
Aplikasi SR yang berada di ponsel para memberpun tidak bisa lagi diakses atau telah diblokir. Kini, para member mencari siapa dalang penipuan investasi bodong tersebut.
Sebenarnya, masalah seperti ini sudah sering terjadi sejak jaman dulu. Pencetusnya adalah ponzi. Yang mana disebut dengan istilah sistem ponzi. Cara kerja nya dengan mengajak orang untuk berinvestasi dan menjajikan bagi hasil yang sangat banyak yang mana itu sebernya tidak mungkin bisa terjadi.
Yang paling rugi yaitu orang yang gabung terakir. Karena belum bisa menikmati hasil dan uangnya pun lenyap.
Untuk semua orang yang tertipu mohon untuk tidak stress. Jadikan ini pelajaran yang beharga. Yang namanya uang itu tidak bisa di dapatkan dengan cara instant. Kita harus bekerja untuk menghasilkannya. Dan bersabar lah karena kesalahan ini terletak pada anda. anda sendiri yang memilih untuk mau terjun ke dalam lingkaran setan ini.
Discussion about this post