Lamanesia.com – Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mematangkan persiapan pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Kota Tasikmalaya tersebut dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto, dan dihadiri Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai instansi terkait lainnya.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto menegaskan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memaksimalkan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri,” ujar Andi.
Ia menjelaskan, Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi kemanusiaan yang dilaksanakan secara nasional oleh Kepolisian Republik Indonesia bersama berbagai instansi terkait guna menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.
Menurutnya, kesiapan pengamanan tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga mencakup dukungan sarana dan prasarana, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan bagi pemudik, hingga langkah antisipasi terhadap potensi bencana dan gangguan keamanan.
Rakor tersebut turut dihadiri unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah stakeholder lainnya yang memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran pelaksanaan operasi.
Dalam hal ini, Dinas Perhubungan akan berperan dalam pengaturan arus lalu lintas serta pengawasan jalur transportasi, termasuk penempatan petugas di sejumlah titik rawan kemacetan. Sementara itu, Dinas Kesehatan menyiapkan layanan medis dan posko kesehatan untuk membantu pemudik yang membutuhkan penanganan darurat.
BPBD juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana alam selama periode mudik dan arus balik, terutama mengingat kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Sebagai salah satu daerah yang kerap dilalui jalur mudik menuju wilayah Priangan Timur dan sekitarnya, Kota Tasikmalaya diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa Lebaran. Karena itu, pengaturan lalu lintas menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Selain pengaturan arus kendaraan, aparat keamanan juga akan meningkatkan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur Lebaran.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Tasikmalaya terhadap pelaksanaan operasi pengamanan tersebut.
“Pemerintah Kota Tasikmalaya siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Sinergi antarinstansi sangat penting agar masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama perayaan Idul Fitri,” kata Viman.
Ia berharap melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh instansi terkait, pelaksanaan pengamanan Lebaran tahun ini dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. (Rdi)








Discussion about this post