Lamanesia.com – Kebakaran hebat melanda sebuah ruko percetakan di Jalan Patimura, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Jumat malam (8/5/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Kepulan asap tebal yang membumbung hingga lantai dua membuat penghuni panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Insiden dramatis terjadi saat anak pemilik ruko terjebak di lantai atas akibat asap pekat yang memenuhi bangunan. Dengan bantuan petugas pemadam kebakaran, korban akhirnya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua.
Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Puluhan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman yang berlangsung cukup menegangkan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran melalui Call Center Bahagia 112 pada pukul 20.38 WIB dan langsung mengerahkan personel dari Pos Alam Barajo menuju lokasi.
“Kita sampai ke lokasi sekitar enam menit. Pemadaman berlangsung kurang lebih setengah jam sambil melakukan proteksi bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Mustari.
Sebanyak empat armada damkar dan 20 personel diterjunkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.
Dari hasil investigasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik akibat penambahan daya yang tidak diimbangi dengan instalasi sesuai standar keamanan.
“Beban daya instalasi listrik yang berlebihan bisa menyebabkan korsleting. Karena itu instalasi harus sesuai standar dan penggunaan peralatan listrik jangan berlebihan,” jelasnya.
Api pertama kali diketahui muncul dari lantai bawah ruko. Asap kemudian dengan cepat menyebar ke lantai dua sehingga penghuni kesulitan keluar dari bangunan.
Pemilik ruko, Anhar, mengaku dirinya dan sang anak awalnya tidak menyadari adanya kebakaran. Mereka baru mengetahui setelah seorang karyawan memberi tahu bahwa api sudah membesar di lantai bawah.
“Saya sama anak saya belum sadar ada apinya itu. Yang sadar duluan karyawan saya di bawah, karena apinya dari bawah,” katanya.
Dalam kejadian tersebut, satu orang mengalami cedera terkilir dan langsung mendapat penanganan dari tim PSC 119. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selama sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dikendalikan. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. (pin)













Discussion about this post