Lamanesia.com – Universitas Terbuka (UT) Jambi kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan mudah diakses masyarakat hingga pelosok daerah. Sebanyak 495 mahasiswa Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma resmi diwisuda dalam Wisuda Daerah Periode I Tahun 2026 yang digelar di Abadi Convention Center, Sabtu (9/5/2026).
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Para wisudawan hadir bersama keluarga dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi dengan semangat merayakan keberhasilan menempuh pendidikan tinggi.
Mengusung tema “Transformasi Sumber Daya Manusia Tumbuh Lebih Baik Berdampak Lebih Besar”, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, jajaran pimpinan Universitas Terbuka, serta para akademisi.
Direktur Pascasarjana Universitas Terbuka, Prof Dr Maman Rumanta, mengaku bangga melihat antusiasme para lulusan yang datang dari berbagai daerah di Jambi.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah menyelesaikan upacara wisuda Universitas Terbuka Jambi dengan baik. Saya sangat bangga karena banyak wisudawan yang hadir dari berbagai daerah. Ini menandakan bahwa Provinsi Jambi menjadi sasaran yang baik bagi perkembangan Universitas Terbuka,” ujarnya didampingi Direktur UT Jambi Dr. Rahmaddian.
Maman menyebutkan, total lulusan UT Jambi tahun ini mencapai sekitar 752 orang. Sementara sekitar 500 peserta hadir langsung mengikuti prosesi wisuda.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap UT menunjukkan bahwa sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh semakin diterima masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin kuliah tanpa meninggalkan pekerjaan maupun daerah asal.
Saat ini, jumlah mahasiswa UT Jambi tercatat mencapai sekitar 13.400 orang yang tersebar di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
“Kalau perguruan tinggi lain mungkin tidak sampai ke pelosok, Universitas Terbuka datang langsung ke tempat-tempat mereka di pelosok negeri,” tegasnya.
Ia menambahkan, UT akan terus memperkuat pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat tanpa batas usia dan profesi.
Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Terbuka, Prof Dr Ucu Rahayu, berharap para wisudawan mampu menjadi agen perubahan dan membawa dampak positif di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap para wisudawan dapat mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah di UT, menjadi motor penggerak dan teladan positif di masyarakat,” ujarnya.
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian bagi masyarakat.
“Wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, justru ini merupakan gerbang awal memasuki kehidupan baru. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dipraktikkan dengan baik dan diiringi akhlakul karimah dalam mengabdi kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran Universitas Terbuka yang dinilai berhasil menghadirkan akses pendidikan tinggi secara merata hingga ke daerah-daerah.
Menurutnya, pemerataan pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi.
“Harapan saya Universitas Terbuka terus menjadi institusi yang semakin maju dan mampu melahirkan lulusan yang berakhlak mulia, berdedikasi tinggi, berstandar internasional, serta berkontribusi besar bagi pembangunan Indonesia,” pungkasnya. (mat)













Discussion about this post