Lamanesia.com – Tim nasional Argentina memulai langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan penampilan meyakinkan. Sang juara bertahan sukses menundukkan Aljazair dengan skor telak 3-0 pada laga pembuka Grup J yang berlangsung di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, Rabu pagi WIB.
Kemenangan Albiceleste tak lepas dari aksi gemilang kapten mereka, Lionel Messi. Megabintang Argentina itu mencetak tiga gol sekaligus atau hattrick pada menit ke-17, 60, dan 76 untuk memastikan tiga poin perdana bagi timnya di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Lebih istimewa lagi, trigol tersebut menjadi hattrick pertama Messi sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia. Tak hanya itu, tambahan tiga gol tersebut juga membuatnya menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Messi bahkan sempat membobol gawang Aljazair pada menit kelima, namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.
Aljazair sempat memberikan kejutan ketika Fares Chaibi mencetak gol pada menit kedelapan. Namun nasib serupa juga dialami tim Afrika tersebut karena gol dibatalkan akibat offside.
Argentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-17. Berawal dari umpan Rodrigo De Paul, Messi menggiring bola ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tendangan kaki kiri keras yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Aljazair.
Unggul satu gol membuat Argentina semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Sementara Aljazair kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan tinggi yang terus diberikan lini tengah dan lini depan Albiceleste.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi Argentina masih berlanjut. Pada menit ke-60, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Alexis Mac Allister yang gagal diamankan kiper lawan.
Gol kedua itu semakin mematahkan semangat Aljazair yang mencoba bangkit melalui sejumlah pergantian pemain. Namun bukannya memperkecil ketertinggalan, mereka justru kembali kebobolan pada menit ke-76.
Messi menuntaskan malam sempurnanya dengan gol ketiga setelah menyelesaikan sebuah serangan cepat Argentina. Stadion Kansas City pun bergemuruh merayakan hattrick sang kapten.
Empat menit kemudian, Messi ditarik keluar dan digantikan Nico Paz. Ribuan pendukung Argentina yang memadati stadion memberikan standing ovation sebagai bentuk apresiasi atas penampilan luar biasa sang legenda hidup.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan. Argentina pun mengawali misi mempertahankan gelar juara dunia dengan kemenangan meyakinkan sekaligus memuncaki klasemen sementara Grup J. (pin)













Discussion about this post