Lamanesia.com – Pemerintah Provinsi Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi Qurani melalui Program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2026. Program yang menjadi bagian dari visi Jambi Agamis itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sekitar 150 peserta telah mendaftarkan diri.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jambi, Amrulsyah mengatakan, tahun ini Pemprov Jambi menyiapkan sebanyak 300 kuota penerima beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an di seluruh kabupaten dan kota.
“Untuk tahun 2026 kita menganggarkan 300 calon penerima Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an. Sampai hari ini yang sudah mendaftar sekitar 150 orang,” ujar Amrulsyah, Rabu (13/05/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran program dibuka sejak 1 Mei dan akan berakhir pada 20 Mei 2026. Setelah penutupan pendaftaran, panitia akan melakukan proses seleksi administrasi, verifikasi, hingga validasi data peserta sebelum hasil akhir diumumkan.
Dalam program ini, pemerintah menetapkan syarat minimal hafalan lima juz Al-Qur’an. Peserta dengan jumlah hafalan lebih banyak akan memiliki peluang lebih besar untuk lolos sebagai penerima beasiswa.
“Minimal hafalan lima juz. Nanti akan bersaing siapa yang hafalannya paling banyak,” jelasnya.
Program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an ini juga menjadi langkah strategis Pemprov Jambi dalam mewujudkan cita-cita setiap desa dan kelurahan memiliki minimal satu penghafal Al-Qur’an.
Selain syarat hafalan, peserta diwajibkan melampirkan surat rekomendasi domisili dari desa atau kelurahan serta surat keterangan resmi dari rumah Tahfidz atau lembaga pendidikan yang menerangkan jumlah hafalan peserta. Program ini diperuntukkan bagi peserta berusia maksimal 18 tahun.
“Harapan Bapak Gubernur, setiap desa di Provinsi Jambi ini harus ada satu penghafal Al-Qur’an. Karena itu program Beasiswa Tahfidz ini diluncurkan,” tutup Amrulsyah. (mat)








Discussion about this post