Lamanesia.com – Kedatangan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, disambut hangat oleh warga Simpang Selat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, saat melaksanakan kegiatan reses pada Senin sore (01/12/2025). Kehadiran legislator Partai Golkar dari Dapil Muaro Jambi–Batanghari ini menjadi ruang dialog penting antara masyarakat dan wakil rakyat.
Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, M. Ridho (Fraksi Golkar Dapil Jaluko), turut hadir mendampingi, memastikan bahwa aspirasi masyarakat tersampaikan secara menyeluruh dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, sejumlah warga mengungkapkan masalah yang mereka hadapi. Jumriah, guru honorer dari RT 05, menyampaikan keluhan serius mengenai gaji para honorer yang belum dibayarkan selama tujuh bulan.
“Kami para guru honorer sudah tujuh bulan belum gajian, Pak. Kami sangat berharap ada solusi,” ujarnya.
Suniah, warga RT 12 yang menjalankan usaha perumahan, meminta perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha kecil. Ia menilai sektor perumahan rakyat sangat membutuhkan dorongan, baik melalui kemudahan perizinan maupun akses permodalan.
“Kami berharap ada bantuan untuk usaha kecil seperti kami. Usaha perumahan ini menyangkut kebutuhan banyak orang,” ungkapnya.
Sementara itu, Eka, warga lainnya, menyoroti kondisi infrastruktur pemukiman. Menurutnya, perbaikan jalan dan fasilitas umum masih menjadi kebutuhan mendesak.
“Kami masih butuh peningkatan jalan lingkungan, Pak. Saat hujan, akses makin sulit,” kata Eka.
Menanggapi seluruh masukan tersebut, Ivan Wirata menegaskan bahwa suara masyarakat merupakan dasar kebijakan yang akan ia perjuangkan di tingkat provinsi. Ia menekankan pentingnya reses sebagai instrumen wakil rakyat untuk melihat langsung kondisi lapangan.
“Semua aspirasi warga sudah kami catat dan akan kami perjuangkan. Reses ini memastikan kebijakan tetap berpihak kepada masyarakat. Untuk bantuan UMKM selalu ada, nanti disesuaikan dengan jenis usahanya. Buat usaha yang sesuai perkembangan zaman, tapi tetap jaga kualitas dan cita rasanya,” ujar Ivan.
Terkait keluhan guru honorer, Ivan meminta M. Ridho untuk memberikan penjelasan karena persoalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.
Reses ditutup dengan suasana akrab dan penuh harapan. Warga Simpang Selat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ivan Wirata dan M. Ridho, serta berharap aspirasi mereka segera direalisasikan sebagai bentuk nyata kinerja legislatif bagi masyarakat. (mat)












Discussion about this post