Lamanesia.com – Wakil Bupati Merangin A. Khafidh mendampingi dua evaluator UNESCO Global Geopark mendatangi Pusat Informasi Geopark (PIG) Merangin-Jambi pada Rabu (12/8).
Kunjungan ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian revalidasi status kelayakan kawasan Geopark Merangin-Jambi di tingkat internasional.
Kedatangan Wabup A. Khafidh bersama Prof. Dr. Yongmun Jeon (Jeju Island UNESCO Global Geopark, Korea Selatan) dan Mr. Nicolas Klee (Monts D’Ardèche UNESCO Global Geopark, Prancis) disambut langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Merangin Suherman beserta jajaran.
Dipandu oleh Geta Rimayani dan Lika Padilla dari tim pengelola, rombongan diajak mengelilingi area pameran PIG guna mencermati ragam sajian informasi geologi khas Merangin. Koleksi fosil flora purba Araucarioxylon berumur ratusan juta tahun, sampel batuan dan mineral, hingga peninggalan arkeologi serta kekayaan budaya lokal tersaji dengan mendetail.
Mr. Nicolas Klee menyampaikan apresiasinya atas keterataan data dan kelengkapan edukasi yang ditampilkan di dalam PIG.
“Informasinya lengkap dan cukup mendetail. Setidaknya dari sini, kita mendapatkan gambaran utuh seperti apa potensi besar yang dimiliki Merangin dan titik mana saja yang akan kita kunjungi di lapangan,” ujar Mr. Nicolas, sebagaimana diterjemahkan oleh penerjemah Balai Bahasa Jambi, Lukman.
Senada dengan hal tersebut, Prof. Dr. Yongmun Jeon (Mr. Jeon) juga memuji keunikan materi geologi yang dimiliki Kabupaten Merangin.
“Dari informasi yang disampaikan, potensi geologi Merangin sangat luar biasa. Tentu ini akan menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi para ilmuwan dan ahli geologi dunia untuk datang dan meneliti situs-situs geologi di sini,” ungkap Mr. Jeon.
Menanggapi penilaian positif dari kedua evaluator internasional tersebut, Wabup A. Khafidh menegaskan komitmen Pemkab Merangin dalam mengoptimalkan Pusat Informasi Geopark sebagai sarana edukasi sekaligus gerbang utama pariwisata daerah.
“Pusat Informasi Geopark ini kami siapkan sebagai ruang edukasi dan gerbang awal bagi siapa saja yang ingin mengenal warisan dunia di Merangin. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melengkapi sarana-prasarana serta memberikan pelayanan informasi terbaik, baik bagi peneliti internasional maupun wisatawan umum,” tegas Wabup A. Khafidh.
Usai merampungkan peninjauan di Pusat Informasi Geopark, Wabup Merangin bersama rombongan evaluator UNESCO dan tim pendamping bertolak menuju kawasan Siau, Lembah Masurai, dan Jangkat untuk melanjutkan agenda penilaian serta verifikasi lapangan.(*)













Discussion about this post